Ini Kronologi Briptu Hedar Disandera KKB Hingga Akhirnya Tewas

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yambi Pimpinan Lekagak Telenggen kembali berulah. Kali ini, kelompok itu menyandera, lalu menembak mati anggota Polda Papua atas nama Briptu Hedar yang tengah bertugas di Papua.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  21:57 WIB
Ini Kronologi Briptu Hedar Disandera KKB Hingga Akhirnya Tewas
Briptu Hedar - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yambi Pimpinan Lekagak Telenggen kembali berulah. Kali ini, kelompok itu menyandera, lalu menembak mati anggota Polda Papua atas nama Briptu Hedar yang tengah bertugas di Papua.

Peristiwa itu terjadi pada Senin 12 Agustus 2019 sekitar pukul 15.30 WIT di Kampung Mudidok, Kabupaten Puncak, Papua. Briptu Hedar yang merupakan anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua harus meregang nyawa setelah beberapa jam disandera kelompok separatis tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menuturkan Briptu Hedar sempat mendapatkan informasi dari KKB Puncak Jaya Papua Yambi Mayu yang sering diajak bekerja sama untuk mengungkap gerakan KKB Ilaga pada Senin 12 Agustus 2019 pukul 11.00 WIT.

KKB Puncak Jaya Papua Yambi Mayu mengatakan mereka kekurangan kopi dan gula di Puncak Jaya, Papua. Kemudian, Briptu Hedar ditemani Bripka Alfonso menggunakan sepeda motor membawa kopi dan gula.

"Namun saat sampai turunan di jalan camp PT Uunggul, Briptu Hedar dipanggil oleh seseorang yang dikenalnya saat di Kampung Usir Kabupaten Puncak Jaya sehingga Bripka Alfonso dan Briptu Hedar berhenti," tuturnya, Senin (12/8/2019).

Kemudian, menurut Dedi, Briptu Hedar berbicara dengan orang itu, sedangkan Bripka Alfonso tetap berada di sepeda motornya. Tidak lama, muncul 10 orang KKB dengan senjata lengkap dan seketika langsung menghujani kedua anggota Polri tersebut dengan senjata api.

"Mereka muncul dari balik semak-semak. Melihat itu, Bripka Alfonso langsung berlindung. Sementara Briptu Hedar langsung diseret ke semak-semak oleh KKB itu," katanya.

Selanjutnya, sekitar pukul 15.30 waktu setempat, Polri mendapat informasi dari masyarakat  bahwa ada jenazah Briptu Hedar yang ditemukan di dekat jembatan sekitar TKP.

"Pada pukul 16.00 WIT tim melaksanakan evakuasi jenasah dan selanjutnya dibawa di Puskemas Ilaga," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
papua, mabes polri, penembakan polisi

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top