Wapres JK Kenang Mbah Moen Sebagai Sosok Konsisten

Meski berstatus sebagai kiai, almarhum Mbah Moen selalu bisa mensejajarkan politik dengan semangat keagamaan yang baik.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 06 Agustus 2019  |  17:48 WIB
Wapres JK Kenang Mbah Moen Sebagai Sosok Konsisten
Kiai karismatik KH Maimun Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen dalam satu acara. Mbah Moen wafat di Makkah pada Selasa (6/8/2019) dalam usia 90 tahun saat sedang menjalankan ibadah haji. - ANTARA/ARSI

Kabar24.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya tokoh karismatik  Kiai Maimun Zubair yang lebih dikenal dengan sapaan Mbah Moen di Tanah Suci Makkah, Selasa (6/8/2019).

"Kita semua merasa bersedih dan mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Kyai Moen ke Rahmatullah," ujar JK di Kantor Wapres RI, Selasa (6/8/2019).

Dia mengatakan bangsa Indonesia telah kehilangan seorang tokoh yang konsisten dalam hal keagamaan dan politik.

Meski berstatus sebagai kiai, JK menilai almarhum Mbah Moen selalu bisa mensejajarkan politik dengan semangat keagamaan yang baik.

"Intinya dia seorang kiai besar yang mengawal politik dari sisi ke-kiaian agar PPP tetap lurus pada khitahnya," ucap JK.

Kiai Maimoen Zubair lahir di Rembang, Jawa Tengah, 28 Oktober 1928. Almarhum meninggal dunia di Makkah, 6 Agustus 2019, dalam usia 90 tahun.

Mbah Moen tak hanya dikenal sebagai ulama, almarhum juga tercatat sebagai seorang politikus. Sebelum wafat, aAlmarhum tercatat sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang serta menjabat sebagai Ketua Majlis Syariah Partai Persatuan Pembangunan.

Mbah Moen pernah menjadi anggota DPRD kabupaten Rembang selama 7 tahun. Setelah berakhirnya masa tugas, dia mulai berkonsentrasi mengurus pondoknya yang baru berdiri selama sekitar 7 atau 8 tahun. Mbah Moen tercatat pernah menjadi anggota MPR RI utusan Jateng selama tiga periode.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jusuf kalla, Mbah Moen

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top