Partai Demokrat Ucapkan Selamat kepada Presiden dan Wapres Terpilih

Visi misi pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden (wapres) 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dinilai sama, sehingga dinilai sangat menguntungkan bagi masyarakat Indonesia.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 29 Juni 2019  |  12:13 WIB
Partai Demokrat Ucapkan Selamat kepada Presiden dan Wapres Terpilih
Bendera Partai Demokrat di jalan raya. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Politisi Partai Demokrat Syarief Hasan secara terbuka mengucapkan selamat kepada pemerintah yang telah menjalankan proses demokrasi dengan baik dan melahirkan presiden dan wakil presiden 2019-2024.

"Kami mengucapkan selamat ke presiden dan wakil presiden (wapres) terpilih yang akan menjalankan amanah rakyat. Kami terkesan dengan statment politik presiden yang mengatakan bahwa presiden [terpilih] untuk rakyat Indonesia untuk seluruh golongan," katanya dalam diskusi Polemik di D'Consulate, Jakarta, Sabtu (29/6/2019).

Menurut Syarief, visi misi pasangan calon (paslon) presiden dan wapres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dinilai sama. Dia melihat kondisi ini sangat menguntungkan bagi masyarakat Indonesia.

Pihaknya mengaku bangga masyarakat telah memilih presiden dan wapres dengan baik. Setelah keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (27/6), Demokrat berharap kedua pihak dapat mencairkan ketegangan di masyarakat.

"Kita hilangkan sekat antar masyarakat Indonesia. Sekalipun kita berbeda posisi, komunikasi politik tetap harus dibangun," tegas Syarief.

Usai dibubarkannya koalisi Adil Makmur secara resmi kemarin, dia menyebut Demokrat sudah melalui perjalanan panjang. Dirinya menganggap masih ada waktu untuk menganalisis bagaimana sikap yang akan dikeluarkan partainya nanti.

"Bagi Demokrat, kami tidak memikirkan kekuasaan. Kami telah dua kali ikut dalam pemerintahan, kami cukup nyaman di posisi manapun. Pesan kepada calon pemimpin ke depan, kami menitipkan 14 program Partai Demokrat. Menyangkut kekuasaan hanya strategi," imbuh Syarief.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
partai demokrat, Pilpres 2019

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top