Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jajaran Polres Jakarta Timur Gagalkan Peredaran Sabu 7,3 Kg

Anggota Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan peredaran sabu seberat 7,3 kilogram (kg) dari tiga orang tersangka, yakni DS, SWA, dan istrinya, AS.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Juni 2019  |  07:42 WIB
Sabu - Antara
Sabu - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan peredaran sabu seberat 7,3 kilogram (kg) dari tiga orang tersangka, yakni DS, SWA, dan istrinya, AS.

"Pengungkapkan kasus narkoba ini dari hasil pengembangan sebelumnya," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Ady Wibowo di Jakarta, Sabtu (22/6/2019).

Ady menjelaskan, petugas mengembangkan kasus narkoba usai menangkap seseorang bernama RPN yang mengaku membeli sabu dari bandar di kawasan Tambun Bekasi Jawa Barat.

Tim pimpinan Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur AKBP Jonter Banuarea menelusuri pengedar yang menjual sabu-sabu kepada RPN.

Dari hasil penelusuran, polisi meringkus tersangka DS dengan barang bukti berupa dua paket sabu seberat 2,1 kg yang disimpan di sepeda motor.

Petugas menerima pengakuan DS yang menerima sabu dari SWA yang ditangkap bersama istrinya, AS dengan barang bukti sabu-sabu sebanyak 5,2 kg di Dusun Tengah, Desa Mekarsari Tambun Selatan, Kota Bekasi.

Lebih lanjut, Ady menuturkan, pelaku menjalankan modus menyembunyikan sabu di bawah karpet mobil yang telah dimodifikasi guna mengelabui petugas.

Selain itu, sindikat narkoba tersebut bertransaksi melalui telepon seluler, kemudian alat komunikasi itu digunakan sekali dan dibuang untuk menghilangkan jejak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narkoba sabu

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top