Kivlan Zen Penuhi Panggilan Polisi untuk Dikonfrontasi dengan Tersangka Habil Marati

Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk dikonfrontasi dengan sejumlah saksi, di antaranya Iwan Kurniawan dan Habil Marati, Selasa petang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Juni 2019  |  20:03 WIB
Kivlan Zen Penuhi Panggilan Polisi untuk Dikonfrontasi dengan Tersangka Habil Marati
Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen (kiri) dikawal polisi usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/5/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk dikonfrontasi dengan sejumlah saksi, di antaranya Iwan Kurniawan dan Habil Marati, Selasa petang.

Kivlan tiba di Gedung Ditreskrimun Polda Metro Jaya sekitar pukul 16.55 dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Kivlan yang mengenakan kemeja putih dengan jas biru kembali bungkam dan menghindari awak media yang telah menunggunya.

Kuasa hukum Kivlan, Muhammad Yuntri, mengatakan bahwa agenda kali ini kliennya tidak membawa barang bukti apa pun. "Mungkin kita memfokuskan untuk konfrontasi langsung. Belum, ya, barang buktinya," kata Yuntri.

Seperti diketahui, pada hari Senin (17/6), Kivlan telah diperiksa kembali sebagai saksi kasus dugaan rencana pembunuhan terhadap empat pejabat tinggi negara yang menjerat tersangka Habil Marati (HM). Pemeriksaan tersebut merupakan lanjutan dari sebelumnya pada hari Jumat (14/6).

Dalam pemeriksaannya terakhir, Kivlan dicecar 23 pertanyaan selama 9 jam oleh penyidik.

Adapun Habil ditetapkan sebagai tersangka penyandang dana dalam kasus dugaan rencana pembunuhan terhadap empat pejabat tinggi negara.

Habil ditangkap di rumahnya di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, 29 Mei 2019.

Sementara itu, Kivlan Zen telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal. Kivlan tengah menjalani penahanan di Rutan POM Jaya, Guntur, Jakarta Selatan, selama 20 hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kivlan Zen, Aksi 22 Mei

Sumber : Antara

Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup