Pertemuan G20 Ingatkan Risiko Ketegangan Perdagangan dan Geopolitik

Para pemimpin keuangan dari ekonomi terbesar dunia yang terkumpul dalam G20, pada Minggu (9/6/2019) menyatakan, pertumbuhan global kemungkinan akan meningkat tahun ini dan tahun berikutnya.
Dika Irawan | 09 Juni 2019 21:55 WIB
Pertemuan G20 Fukuoka - REUTERS/Kim Kyung/Hoon

Bisnis.com, JAKARTA – Para pemimpin keuangan dari ekonomi terbesar dunia yang terkumpul dalam G20, pada Minggu (9/6/2019) menyatakan, pertumbuhan global kemungkinan akan meningkat tahun ini dan tahun berikutnya.

Namun, ketegangan perdagangan dan geopolitik yang semakin intensif merupakan risiko yang menghambat hal tersebut.

Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 20 negara ekonomi terbesar dunia (G20) tengah melakukan pertemuan di Fukuoka, Jepang, di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara dua raksasa ekonomi dunia Amerika Serikat dan China.

“Pertumbuhan ekonomi global tampaknya mulai stabil, proyeksi secara umum meningkat moderat pada akhir tahun ini dan memasuki 2020,” kata draf komunike seperti dilihat oleh Reuters.

Namun, pertumbuhan tetap rendah dan risiko tetap ke sisi negatif. Yang terpenting, ketegangan perdagangan dan geopolitik semakin intensif. “Kami akan terus mengatasi risiko ini dan siap untuk mengambil tindakan lebih lanjut.”

Disebutkan, para pemimpin keuangan G20 juga telah sepakat untuk menyusun aturan umum pada 2020 untuk menutup celah yang digunakan oleh raksasa teknologi global seperti Facebook dan Google untuk mengurangi pajak perusahaan mereka.

Komunike juga berisi janji untuk meningkatkan transparansi utang dari pihak peminjam dan kreditor. Prioritas lainnya adalah pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Masalah yang menjadi fokus lebih tajam oleh kekhawatiran bahwa dorongan besar-besaran infrastruktur Jalan dan Sabuk China (One Belt One Road/OBOR) membebani negara-negara miskin dengan uutang yang tidak dapat mereka bayar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
g20

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top