JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019: Cuaca Buruk Tak Halangi Keberangkatan Kapal Ketapang-Gilimanuk

Cuaca buruk di Selat Bali tidak mengganggu arus mudik dari Bali ke Pulau Jawa. Pemerintah setempat juga telah menyiapkan tim tanggap darurat untuk mengantisipasi masalah selama sebelum hingga setelah Lebaran.
JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019: Cuaca Buruk Tak Halangi Keberangkatan Kapal Ketapang-Gilimanuk Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali | 03 Juni 2019 15:48 WIB
JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019: Cuaca Buruk Tak Halangi Keberangkatan Kapal Ketapang-Gilimanuk
Kendaraan berada di atas kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (6/3/2019). - ANTARA/Budi Candra Setya

Bisnis.com, BANYUWANGI - Cuaca buruk di Selat Bali tidak mengganggu arus mudik dari Bali ke Pulau Jawa. Pemerintah setempat juga telah menyiapkan tim tanggap darurat untuk mengantisipasi masalah selama sebelum hingga setelah Lebaran.

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar memperkirakan angin kencang dan potensi gelombang tinggi hingga dua meter lebih, terjadi sejak 8.00 WITA - 20.00 WITA pada Senin (3/6/2019).

"Waspadai potensi angin kencang dan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2,0 meter atau lebih di Laut Bali, Selat Bali, Selat Badung, Selat Lombok dan Samudera Hindia Selatan Bali," tulis situs resmi BBMKG Wilayah III Denpasar, Senin (3/6/2019).

Meski begitu, cuaca buruk tetap mengizinkan para pemudik ke Pulau Jawa maupun pelancong ke Pulau Dewata. Fahmi Alweni, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk mengatakan seluruh jajaran pemerintah telah mengantisipasi soal cuaca buruk tersebut dengan cermat.

"Kami sudah ada tim tanggap darurat, di mana kemarin sebelum lonjakan kami lakukan latihan, kami sendiri dari ASDP, Basarnas, BPBD, Pol Air dan kepolisian. Jadi kami sudah punya tim untuk berjaga," katanya, Senin (3/6/2019).

Meski begitu pihaknya terus memantau cuaca serta izin berlayar dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat. Fahmi menyebut, kabar terbaru dari BMKG juga terus dipantau.

Menurutnya cuaca saat ini juga tidak terlalu buruk sehingga masih memungkinkan bagi kapal untuk angkat jangkau maupun lempar sauh. "Tidak ada penundaan. Kondisi masih cukup dikategorikan aman. Sehingga kita masih bisa seberangkan penumpang sampai H - 3 Lebaran," terangnya.

Tim Jelajah Jawa Bali 2019: Rayful Mudassir, Aziz Rahardyan, Mutiara Nabila, Wibi Pratama, Ni Putu Eka Wiratmini

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penyeberangan ketapang, pelabuhan gilimanuk, Jelajah Jawa-Bali

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top