AKSI 22 MEI: Sejumlah Negara Anggota Asean Keluarkan Notifikasi Kekonsuleran

Sejumlah negara anggota Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (Asean) mengeluarkan notifikasi kekonsuleran menyusul serangkaian aksi protes atas hasil Pemilihan Umum 2019 yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa dini hari (21/5/2019).
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  06:42 WIB
AKSI 22 MEI: Sejumlah Negara Anggota Asean Keluarkan Notifikasi Kekonsuleran
Sebuah pos polisi terbakar saat pengunjuk rasa terlibat bentrok dengan aparat pada aksi massa 22 Mei terkait hasil Pemilihan Presiden 2019, di kawasan Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Rabu (22/5/2019) malam. - ANTARA FOTO/ Risky Andrianto

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah negara anggota Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (Asean) mengeluarkan notifikasi kekonsuleran menyusul serangkaian aksi protes atas hasil Pemilihan Umum 2019 yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa dini hari (21/5/2019).

Lewat pemberitahuan yang disebarkan melalui kanal media kedutaan besar masing-masing, negara seperti Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand mengimbau kepada warganya yang berada di Indonesia terutama di Jakarta untuk senantiasa waspada dan menghindari kawasan dengan konsentrasi massa.

Kedutaan Besar Singapura di Indonesia, dalam notifikasi tertanggal 17 Mei 2019 mengutip laporan media mengenai aksi demonstrasi pada 22 Mei 2019 yang terkonsentrasi di sekitar gedung KPU di Jalan Imam Bonjol dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jalan Thamrin.

Kedubes Singapura juga sempat mengutip kemungkinan kericuhan di sekitar Tanah Abang yang tak jauh dari gedung Bawaslu serta sejumlah titik di Jakarta Pusat.

"Warga Singapura di Indonesia disarankan untuk menghindari area tempat kumpulan massa dan memonitor media lokal untuk perkembangan informasi," tulis Kedubes Singapura seperti dikutip pada Kamis (23/5/2019).

Senada dengan imbauan dari Kedubes Singapura, Kedubes Malaysia di Indonesia mengutip imbauan dari Kementerian Luar Negeri melaporkan bahwa sejauh ini tidak terdapat warga Malaysia yang menjadi korban dalam aksi protes tersebut.

"Sejauh ini terdapat enam orang WNI yang dilaporkan meninggal dan 117 lainnya terluka. Situasi di Jakarta Pusat saat ini masih terkawal. Warga Malaysia yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Kedubes lewat surel atau telepon," tulis Kementerian Luar Negeri Malaysia.

Filipina lewat akun kedutaan besar-nya pun mengeluarkan imbauan serupa. Mereka bahkan meminta warganya untuk menunda kunjungan ke kantor kedutaan dalan waktu dekat demi alasan keselamatan.

Sementara itu, melalui akun resmi Facebook perwakilan Thailand di Indonesia, pemerintah negari Gajah Putih mengimbau warga negaranya untuk berhati-hati apabila sedang berada di Jakarta apalagi dekat lokasi berkumpulnya massa.

Mereka menjelaskan pula kronologi singkat perkembangan situasi di Jakarta sejak 21 Mei dan memprediksi situasi belum cukup kondusif setidaknya sampai 25 Mei 2019 mendatang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kpu, asean, Pemilu 2019, Aksi 22 Mei

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup