Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ryamizard Ryacudu Anggap People Power Bukan Ancaman Negara

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan gerakan people power yang dihembuskan beberapa tokoh dari kubu Prabowo-Sandi bukanlah sebuah ancaman dalam negeri bangsa Indonesia.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 13 Mei 2019  |  15:57 WIB
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyampaikan tanggapan usai rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/3/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyampaikan tanggapan usai rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/3/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan gerakan people power yang dihembuskan beberapa tokoh dari kubu Prabowo-Sandi bukanlah sebuah ancaman dalam negeri bangsa Indonesia.

Menurut Ryamizard, hal itu adalah sebuah bentuk protes semata yang lazim dalam proses demokrasi.

"Itu hanya masalah suka, tidak suka di dalam demokrai. Bukan ancaman negara. Kita tahu, sudah pada bubar juga kan, Demokrat ke mana, PAN ke mana," ujar Ryamizard, Senin (13/5/2019).

Dia mengatakan bahwa aksi massa adalah hal biasa dalam proses demokrasi. Ihwal kepolisian menjerat beberapa tokoh tersebut dengan dugaan kasus makar, Ryamizard enggan berkomentar karena merupakan ranah kepolisian.

"Yang jelas, bagi saya bukan ancaman. Kalau demo-demo dikit pasti adalah, ojek dilarang operasi aja demo kok," ujar dia.

Baru-baru ini, sejumlah orang dilaporkan ke polisi atas dugaan melakukan makar. Sebut saja mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen, politikus senior Partai Gerindra Permadi, aktivis Lieus Sungkharisma, hingga pengacara Eggi Sudjana.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertahanan Pemilu 2019 Aksi 22 Mei

Sumber : Tempo.co

Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top