Sampaikan Orasi di Bawaslu, Neno Warisman Kutip Hadis Sebelum Dajal Datang

Salah satu penggerak 2019 Ganti Presiden Neno Warisman ikut menyampaikan orasi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu. Dia mengutip hadis sebelum kedatangan dajal.
Jaffry Prabu Prakoso | 10 Mei 2019 15:59 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Salah satu penggerak 2019 Ganti Presiden Neno Warisman ikut menyampaikan orasi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu. Dia mengutip hadis sebelum kedatangan dajal.

Neno mengatakan bahwa berdasarkan hadis riwayat Ahmad, tanda-tanda kedatangan dajal adalah dipenuhi orang-orang penipu.

“Orang-orang jujur akan didustakan. Kejujuran akan didustakan,” katanya di depan massa yang ingin kecurangan pemilu segera diusut, Jumat (10/5/2019).

Masih dalam hadis tersebut, Neno menjelaskan bahwa para pendusta akan dibenarkan. Orang yang beramanah akan dihianati. Sementara orang berkhianat akan dipercaya.

“Dan muncullah Ruwaybidhah. Salah seorang sahabat lalu bertanya siapa itu Ruwaybidhah? Rasul menjawab itu adalah orang fasik yang memegang urusan publik,” jelasnya.

Neno menuturkan bahwa maka pada hari ini peserta demonstrasi yang ada di Depan Gedung Bawaslu adalah suatu kemuliaan untuk menjunjung tinggi kebenaran.

Ini bukan tanpa sebab. Alasannya massa merasa ada banyak kejanggalan selama proses pemilu ini. Salah satunya adalah penghitungan surat suara yang bagi mereka ada kecurangan.

“Maka saudara harus terus berjuang. Pak Prabowo dan Pak Sandi berkata akan melawan kezaliman, kecurangan sampai titik darah penghabisan,” jelasnya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bawaslu, Kecurangan Pemilu

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup