Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kuasa Hukum Menduga Bachtiar Nasir Jadi Korban Kriminalisasi

Azis Yanuar, Kuasa Hukum Bachtiar Nasir, menduga kliennya ditetapkan sebagai tersangka bukan karena perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS). Penetapak tersangka itu diduga karena beberapa waktu lalu kliennya ikut dalam Ijtima Ulama 3 di Sentul, Bogor, Jawa Barat. 
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 08 Mei 2019  |  15:19 WIB
Bachtiar Nasir - Antara
Bachtiar Nasir - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Kuasa hukum menilai Bachtiar Nasir dikriminalisasi oleh Polri dengan mengangkat kembali kasus lama dan menjeratnyasebagai tersangka.

Azis Yanuar, Kuasa Hukum Bachtiar Nasir, menduga kliennya ditetapkan sebagai tersangka bukan karena perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS). Penetapak tersangka itu diduga karena beberapa waktu lalu kliennya ikut dalam Ijtima Ulama 3 di Sentul, Bogor, Jawa Barat. 

"Beliau menanggapi penetapan dirinya sebagai tersangka dengan sabar dan santai, karena ini memang konsekuensi, kita menduga ada muatan politik di situ. Mungkin juga karena beliau aktif di Ijtima Ulama 3 kemarin," tutur Aziz, Rabu (8/5/2019).

Azis juga menjelaskan penetapan kliennya sebagai tersangka merupakan bentuk kriminalisasi. Dia berharap Polri menangani perkara itu secara profesional tanpa ada pesanan politik dari pihak manapun.

"Tentu ini namanya kriminalisasi. Kita pun sudah menduga ini ada muatan politis," kata Aziz.

Seperti diketahui, Bachtiar Nasir diduga mengelola dana sebesar Rp3 miliar di rekening Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS).

Dana tersebut diklaim Bachtiar akan digunakan untuk mendanai Aksi Bela Islam 411 dan Aksi Bela Islam 212 pada 2017 lalu.

Selain itu, dana Rp3 miliar itu juga diklaim akan digunakan untuk membantu korban bencana alam gempa bumi di Pidie Jaya Aceh dan Bencana Alam Banjir di Bima dan Sumbawa NTB.

Namun, Tim Penyidik Bareskrim Polri mengendus adanya dugaan TPPU yang dilakukan Bachtiar Nasirmelalui rekening tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bachtiar Nasir
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top