Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kecam Supremasi Kulit Putih, Biden Siap Tantang Trump di Pilpres 2020

Pengumuman itu menyusul spekulasi berbulan-bulan mengenai apakah Biden, yang memimpin dalam jajak pendapat awal akan mengajukan pencalonan dari partainya untuk menantang Trump pada 2020.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 26 April 2019  |  10:13 WIB
Mantan Wapres AS, Joe Biden. - Bloomberg
Mantan Wapres AS, Joe Biden. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden memastikan maju pada pemilihan presiden (Pilpres) 2020 dari Partai Demokrat setelah mengumumkan pencalonannya melalui tayangan video yang diposting di akun media sosialnya.

Dalam tayangan video Biden mengatakan alasan dirinya maju karena tidak ingin ada bentrokan antara supremasi kulit putih dengan kelompok lainnya seperti yang terjadi di Charlottesville, Virginia. Sebelumnya bentrokan terjadi antara kelompm kulit putih dengan kulit hitam di negara bagian tersebut sehingga mengakibatkan korban seorang wanita.

“Kami berada dalam pertempuran untuk jiwa bangsa ini. Jika kita memberi waktu Donald Trump delapan tahun di Gedung Putih, dia akan selamanya dan secara fundamental mengubah karakter bangsa ini dan saya tidak bisa berdiri dan menyaksikan itu terjadi,” ujarnya sebagaimana dikutip Aljazeera.com, Jumat (26/4/2019).

Pengumuman itu menyusul spekulasi berbulan-bulan mengenai apakah Biden, yang memimpin dalam jajak pendapat awal akan mengajukan pencalonan dari partainya untuk menantang Trump pada 2020.

Biden menjabat delapan tahun sebagai wakil presiden mendampingi Presiden Barack Obama. Pria berusia  dan 36 tahun di Senat AS. Pada usia 76 saat ini dia akan tercatat sebagai kandidat tertua kedua dalam kontes pencalonan di Partai Demokrat, setelah Senator Bernie Sanders yang berusia 77 tahun.

Hanya saja Obama belum secara eksplisit mendukung tawaran Biden, tetapi mantan presiden itu mengambil langkah yang tidak biasa dengan mempertimbangkan pengumuman pada hari Kamis.

“Presiden Obama telah lama mengatakan bahwa memilih Joe Biden sebagai pasangannya pada 2008 adalah salah satu keputusan terbaik yang pernah dibuatnya,” kata juru bicara Obama, Katie Hill.

Hill mengatakan Biden memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas dan masih memiliki kedekatan degan Obama karena pernah menjalin ikatan khusus selama 10 tahun terakhir dan tetap dekat hingga kini.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

biden Donald Trump
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top