Arief Budiman: Pemilu Lancar, Tak Perlu Ada Tim Pencari Fakta

Komisi Pemilihan Umum merasa dorongan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi untuk membentuk tim pencari fakta pemilu tidak diperlukan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 26 April 2019  |  14:35 WIB
Arief Budiman: Pemilu Lancar, Tak Perlu Ada Tim Pencari Fakta
Siluet Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman saat melakukan monitoring rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 melalui aplikasi Situng di Gedung KPU, Jakarta, Sabtu (20/4/2019). KPU menegaskan Situng hanya merupakan informasi dan tidak akan mempengaruhi penetapan hasil Pemilu 2019 karena rekapitulasi resmi tetap dilakukan secara manual. - ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA— Komisi Pemilihan Umum merasa dorongan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi untuk membentuk tim pencari fakta pemilu tidak diperlukan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman  merasa belum terpikirkan untuk merealisasikan ide tersebut.

“Semua masih berjalan sebagaimana mestinya,” katanya di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Arief menjelaskan bahwa ini karena publik tidak bingung dengan hasil pemilu dan kabar-kabar palsu yang beredar. Yang perlu dilakukan saat ini adalah memberikan literasi media sosial.

“Makanya publik harus kita edukasi supaya mereka paham dan tahu mana yang dipercaya dan tidak dipercaya informasinya,” jelasnya.

Sebelumnya Badan Pemenangan Nasional (BPN) mendorong publik membentuk tim pencari fakta pemilu 2019. Ini karena pihaknya menemukan berbagai kecurangan selama pesta demokrasi berlangsung. 

Tim ini harus diisi oleh orang-orang yang kredibel, netral, dan berintegritas. Syarat tersebut perlu ada agar investigasi yang dilakukan maksimal dan tidak memihak. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kpu, Kecurangan Pemilu, Pemilu 2019

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top