Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

DUBES RI UNTUK KANADA & ICAO : Kita Belum Punya Perjanjian Perdangan Bebas

Kini, Indonesia-Kanada sudah mencatatkan sejumlah kerja sama, kendati masih perlu peningkatan, khususnya di bidang ekonomi.
Ilustrasi - Aktivitas bongkar muat petikemas di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan yang masuk dalam area kerja Pelindo IV, Selasa (1/1/2019)./Bisnis-Paulus Tandi Bone
Ilustrasi - Aktivitas bongkar muat petikemas di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan yang masuk dalam area kerja Pelindo IV, Selasa (1/1/2019)./Bisnis-Paulus Tandi Bone

Tantangan di Sektor Perdagangan

Bagaimana dengan kerja sama kedua negara di bidang perdagangan? Apa saja produk unggulan Indonesia yang paling di minati di sana?

Hubungan dagang kedua negara cukup baik dan prospeknya juga masih cukup baik, meskipun pasar di Kanada tidak sebesar pasar di Amerika Serikat. Pada 2017, nilai perdagangan kedua negara mencapai US$3,45 miliar.

Produk unggulan Indonesia yang paling diminati antara lain adalah pakaian, karet dan produk karet, alas kaki, elektronik, cokelat, kopi, teh, furnitur, dan mainan anak-anak. Sebaliknya, produk andalan Kanada yang diekspor ke Indonesia antara lain adalah pesawat terbang beserta suku cadangnya, gandum, mineral, bubuk kayu, permesinan, dan alat-alat kesehatan.

Apakah masih ada hambatan yang dihadapi dalam upaya peningkatan kerja sama di bidang perdagangan? Bagaimana strategi mengatasinya?

Tantangan utama yang dihadapi dalam upaya peningkatan ekspor Indonesia ke Kanada adalah semakin derasnya ekspor produk-produk dari negara Asia Tenggara lainnya yang memiliki kerangka kerja sama perdagangan bebas dengan Kanada seperti Malaysia, Vietnam, Singapura, dan Brunei Darussalam yang menjadi bagian dari Trans Pacific Partnership [TPP].

Selama Indonesia belum memiliki kerja sama perdagangan bebas dengan Kanada, produk Indonesia akan selalu dalam posisi yang lebih sulit dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara tersebut.

Atas dasar itu, langkah terpenting untuk mengatasi persoalan ini, selain meningkatkan daya saing produk nasional dan peningkatan promosi dagang, Indonesia perlu untuk berperan lebih aktif dalam mendorong segera terwujudnya perjanjian perdagangan bebas Asean-Kanada. Melalui kerja sama perdagangan bebas tersebut diharapkan posisi produk Indonesia akan lebih berimbang dalam persaingan dengan produk negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper