TKN Jokowi-Ma'ruf Akui Kalah di Riau Tapi Soroti Data Sesat & Kecurangan

TKN Jokowi-Ma'ruf mengakui kekalahan mereka di Provinsi Riau atas kubu nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga, tetapi TKN menyayangkan adanya klaim data yang menyesatkan dari pihak mereka.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 23 April 2019  |  18:22 WIB
TKN Jokowi-Ma'ruf Akui Kalah di Riau Tapi Soroti Data Sesat & Kecurangan
Wakil Direktur Saksi TKN Jokowi-Ma'ruf Lukman Edy menjelaskan data sebenarnya dari klaim kemenangan pihak Prabowo-Sandiaga di Provinsi Riau - Bisnis/Aziz Rahardyan

Bisnis.com, JAKARTA — TKN Jokowi-Ma'ruf mengakui kekalahan mereka di Provinsi Riau atas kubu nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga, tetapi TKN menyayangkan adanya klaim data yang menyesatkan dari pihak mereka.

"Kami akui 01 kalah di Riau, kamu akui. Tapi tidak sebesar yang dinyatakan oleh pak Prabowo," ungkap Wakil Direktur Saksi TKN Jokowi-Ma'ruf Lukman Edy di Posko Cemara TKN Jokowi-Ma'ruf, Selasa (23/4/2019).

Sebelumnya, Kubu Prabowo-Sandiaga menyebut kemenangan mereka di Riau mencapai 78,26 persen dibandingkan Jokowi-Ma'ruf 21,74 persen.

Namun ternyata, TKN menjelaskan data tersebut hanya berasal dari 145 TPS dari total keseluruhan 17636 TPS.

Berdasarkan real count TKN yang mencapai 25,79 persen, Prabowo-Sandiaga memang unggul 60,97 persen dibandingkan 39,03 persen. Sedangkan dari data terakhir real count KPU, Prabowo-Sandiaga hanya unggul 58,8 persen.

Sedangkan menurut hasil quick count, kemenangan Prabowo-Sandiaga pun tak terlalu jauh mendominasi, yaitu berkisar 61,8% (SMRC) dan 70,3% (Poltracking).

"Yang penting hari ini kita edukasi ke masyarakat. Ada pihak yang framing ke data-data, bahkan cenderung menyiarkan kebohongan. Tapi ada teman-teman di kami yang peduli dengan Pemilu ini, merilis kebenaran sepenuh hati, dan profesional. Kami kalah ya kami katakan kalah," tambahnya.

Kendati demikian, TKN Jokowi-Ma'ruf tetap akan memperjuangkan kehendak para pemilih calon petahana Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Riau dengan menyoroti beberapa kasus yang terjadi.

"Diduga ada caleg yang tertangkap, membawa uang serangan fajar, kini sudah dalam penanganan Gakkumdu setempat," ungkap Direktur Konten TKN Jokowi-Ma'ruf Fiki Satari dalam kesempatan yang sama.

Selain itu, ada juga oknum yang kedapatan mencoblos 20 surat suara untuk pasangan calon nomor urut 02. Kemudian ada pula temuan pengawas terkait beberapa orang yang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih.

"Serta pemungutan suara ulang di 112 TPS di Riau. Artinya masih harus diawasi sehibgga masih harus diawasi. Hal-hal inilah yang masih menjadi sorotan kami," tambah Fiki.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
riau, Pemilu 2019, Pilpres 2019

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup