Prabowo Tolak Bertemu Luhut, Ini Kata TKN Jokowi-Ma'ruf

Garda Maharsi menduga batalnya pertemuan capres 02 Prabowo Subianto dengan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan sebagai utusan capres 01 Joko Widodo bukanlah keputusan Prabowo secara pribadi.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 21 April 2019  |  18:18 WIB
Prabowo Tolak Bertemu Luhut, Ini Kata TKN Jokowi-Ma'ruf
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Ma'ruf Amin (kiri) serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). - ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Bisnis.com, JAKARTA — Juru Bicara Milenial TKN Jokowi-Ma'ruf Garda Maharsi menduga batalnya pertemuan capres 02 Prabowo Subianto dengan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan sebagai utusan capres 01 Joko Widodo, bukanlah keputusan Prabowo secara pribadi.

"Pak Prabowo ini kan negarawan, jadi keyakinan saya kok, tidak mungkin menutup diri dengan kehadiran tamu, termasuk lawan politik sekalipun," ungkap Garda kepada Bisnis, Minggu (21/4/2019).

"Kayaknya Pak Prabowo ditekan ya, mungkin sama beberapa komponen dari BPN [Prabowo-Sandiaga] agar tidak menemui Pak Luhut. Kalau seperti itu ya, sangat disayangkan," tambah politisi muda PDI Perjuangan ini.

Sebab itulah, Garda mengimbau janganlah ada lagi upaya menghambat, atau semacam feeding politik agar Prabowo menunda ajakan silaturahmi dari kubu Jokowi. Terlebih, seperti diketahui Luhut merupakan senior Prabowo di Kopassus TNI AD.

"Politik itu jangan serius-serius banget, biar cair dan natural saja. Mu ketemu sekarang, atau besok, atau ketemu pas pelantikan Pak Jokowi kan sama saja. Wong sesama tokoh bangsa silaturahmi," ungkap Garda.

Apalagi menurut TKN Jokowi-Ma'ruf, rekonsiliasi harus dilakukan secepat mungkin. Sebab menurut Garda, Pemilu pasti tidak dianggap seperti perang buat siapapun yang percaya demokrasi dan Pancasila.

"Persoalan rekonsiliasi itu soal bagaimana politik persatuan bangsa. Saya rasa tidak ada itu ukuran terlalu dini atau terlalu lama [memulai rekonsilisasi]," ujar pria yang sehari-hari juga dipercaya sebagai Kepala Sekretariat Posko Cemara TKN Jokowi-Ma'ruf ini.

"Cepat atau lambat, semua tokoh baik dari 01 maupun 02 psti ketemu duduk bareng kok. Natural saja. 01 kan juga mau wujudkan mimpi Pak Prabowo juga, buat Indonesia ini adil dan makmur," tutupnya.

Sebelumnya, capres petahana Joko Widodo seusai menghadiri pertemuan dengan para petinggi parpol koalisinya di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019), mengaku telah mengutus seseorang untuk menemui capres nomor urut 02 Prabowo untuk mengagendakan pertemuan atau komunikasi.

Kendati demikian, Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkap lewat akun Twitter resminya bahwa Prabowo belum mau menerima utusan Jokowi, yakni Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan.

"Sampai dengan malam ini, Pak @prabowo belum dan tdk memutuskan menerima utusan Pak Jokowi yakni Pak Luhut untuk bertemu beliau di Kertanegara, Pak Prabowo masih Fokus memperjuangkan dan mengawal agar rakyat terus mengawal C1," tulis Dahnil, Sabtu (20/4/2019) pukul 07.20 malam. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, prabowo subianto, Pilpres 2019

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top