Soal Buka Dana Lembaga, Persepi Tantang Balik BPN Buka Dana Parpol

Lembaga survei yang tegabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) menyatakan bakal membuka sumber pendanaan mereka ketika pihak BPN Prabowo-Sandi juga membuka sumber dana hasil survei mereka.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 20 April 2019  |  21:00 WIB
Soal Buka Dana Lembaga, Persepi Tantang Balik BPN Buka Dana Parpol
Bisnis.com bersama tiga lembaga survei yang terdaftar di KPU yaitu Indikator Politik Indonesia, Charta Politika, dan Poltracking Indonesia, ikut mempublikasikan hasil hitung cepat (quick count) Pilpres 2019 dan Pileg 2019. Bisnis - RNI

Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga survei yang tegabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) menyatakan bakal membuka sumber pendanaan mereka ketika pihak Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi juga membuka sumber dana hasil survei mereka.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Persepi Philips Vermonte, ketika diminta tanggapannya mengenai pernyataan jubir BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade yang menantang lembaga survei membuka penyokong dana untuk survei.

“Boleh saja [pendanaan kami dibuka], asal BPN membuka data dan dana dari apa yang mereka lakukan,” katanya di Jakarta, Sabtu (20/4).

Tensi antara BPS Prabowo-Sandi dengan sejumlah lembaga penyelenggara meningkat sejak penayangan hasil hitung cepat (quick count) yang dianggap tidak benar dan diindikasi terdapat kecurangan sistematis yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei tersebut.

Sebelumnya, jubir BPN Prabowo-Sandi Andre Rossiade meyakini sejumlah lembaga survei tidak mungkin mengeluarkan dana pribadi lembaga untuk melakukan survei besar dalam pemilu.

Andre menyatakan bahwa masyarakat berhak mengetahui asal-usul sumber pendanaan lembaga survei dalam melakukan program mereka.

“Pertanyaan saya, apakah mungkin Syaiful Mujani mengeluarkan uang miliaran dari kantong dia sendiri? Apakah mungkin Yunarto Wijaya mengeluarkan uang dari kantong dia sendiri?,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
lembaga survei nasional, Pilpres 2019

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top