Hasil Penghitungan Pemilu KPU: Ada 1,7% Data Masuk, Prabowo Ungguli Jokowi

Hasil Penghitungan Pemilu KPU: Ada 1,7% Data Masuk, Prabowo Ungguli Jokowi
Lalu Rahadian | 18 April 2019 01:11 WIB
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto didamping tim BPN menyampaikan konfrensi pers terkait klaim kemenangannya di Jl. Kartanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019)/JIBI - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Sudah ada 14.567 hasil pemindaian (scan) formulir C1 dari TPS dalam negeri yang masuk ke dalam Sistem Informasi Penghitungan (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU RI).

Jumlah pemindaian C1 itu berdasarkan hasil pembaruan pada Rabu (17/4/2019) pukul 22.45 WIB. Kemudian, ada 49 hasil pemindaian C1 dari TPS luar negeri yang sudah masuk sistem tersebut.

"Jadi scanning C1 sudah terus bergerak," kata Ketua KPU RI Arief Budiman di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut Arief, jumlah pemindaian C1 yang sudah masuk Situng setara dengan 1,7% TPS di seluruh Indonesia. Akan tetapi, belum semua data yang masuk ke Situng KPU RI sudah bisa dilihat publik.

Berdasarkan pemantauan di laman pemilu2019.kpu.go.id, hingga Kamis (18/4) pukul 00.45 WIB sudah ada data hasil pemindaian C1 dari 243 TPS yang ditayangkan disana. Jumlah itu setara dengan 0,030 persen dari total TPS sebanyak 813.350.

Hasil sementara dari data yang masuk, calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul dengan raihan 55,46 persen dalam Pemilihan Presiden-Wakil Presiden. Sementara lawannya yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin meraih 44,54 persen.

"Mekanisme penghitungan kemudian rekapitulasi sampai penetapan resmi [hasil proses pungut dan hitung suara] itu yg akan dijadikan dasar KPU menentukan hasil pemilu 2019," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, prabowo subianto, Pilpres 2019

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top