Transplantasi Karang di Taman Nasional Togean Mulai Tumbuh

Transplantasi karang di wilayah Taman Nasional Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Unauna, Provinsi Sulawesi Tengah, kini mulai tumbuh.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 April 2019  |  07:43 WIB
Transplantasi Karang di Taman Nasional Togean Mulai Tumbuh
ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PALU--Transplantasi karang di wilayah Taman Nasional Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Unauna, Provinsi Sulawesi Tengah, yang dibangun setahun lalu oleh Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (BTNKT) dengan Pertamina Unit Makassar kini mulai tumbuh.

“Itu kegiatan transplantasi karang kerja sama dengan CSR Pertamina Unit Makassar, lokasi 'reef' satu sekitar Pulau Togean, di kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean,” kata kepala BTNKT Ir Bustang saat  dihubungi dari Palu, Senin (8/4/2019).

Bustang mengatakan sejak ditransplantasi setahun lalu, karang-karang itu sudah tumbuh sekitar 10 sampai 20 centimeter, tergantung dari jenis karangnya.

Dia mengatakan transplantasi karang kerjasama BTNKT bersama Pertamina ada dua titik, yaitu sekitar Pangempa dan di 'reef' satu di Kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean.

“Di Pangempa ada 40 substrat dan di 'reef' satu sejumlah 240 substrat. Jumla bibit semua 5.040 itu hanya untuk CSR Pertamina, sementara ada juga dari BTNKT,” katanya.

Dikatakan, Balai Taman Nasional Kepaluan Togean sendiri telah mentransplantasikan karang sebanyak 58.400 bibit semenjak 2017 silam.

“Trasplantasi karang ini bertujuan untuk pelestarian terumbu karang yang rusak, dan berfungsi sebagai tempat ikan dan satwa laut atau biota laut. Tentunya untuk tujuan wisata bahari juga,” katanya.

Di Wilayah Balai Taman Nasional Kepulauan Togean terdapat ratusan jenis biota laut yang dilindungi dan hidup di perairan Togean, Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah.

Spesies-spesies yang dilindungi itu masih tetap terjaga dan ini menjadi tanggung jawab BTNKT untuk melindunginya.

Jenis biota laut yang hidup dan berkembang biak di perairan itu di antaranya penyu, biawak Togean, kepiting kenari, kima, ikan dugong-dugong, lumba-lumba, kuda laut, ikan napoleon, karang batu (coral), ketam tapak kuda, ikan naga termasuk buaya muara dan masih banyak spesies lainnya.

Saat ini sejumlah wilayah di Kepulauan Togean telah ditetapkan sebagai objek wisata prioritas Sulteng bahkan menjadi kawasan wisata srategis nasional oleh Kementerian Pariwisata.

"Kami sebagai lembaga yang memiliki kewenangan tentunya berupaya menjaga kelestarian laut maupun hutan, apalagi didalamnya sudah dikelola untuk sektor pariwisata. Saat ini sudah banyak wisatawan mengeksplor keindahan bawah laut Togean," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
terumbu karang

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top