Survei Indikator Politik, Swing Voters Lebih Banyak Ke Paslon 02

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia memprediksi arah dukungan swing voters dan undecided voters akan terdistribusi merata kepada kedua pasangan calon presiden menjelang Pilpres 2019.
Denis Riantiza Meilanova | 03 April 2019 18:33 WIB
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi memaparkan hasil survei Indikator Politik Indonesia terkait

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia memprediksi arah dukungan swing voters dan undecided voters akan terdistribusi merata kepada kedua pasangan calon presiden menjelang Pilpres 2019.

Survei terkait arah dukungan swing dan undecided voters tersebut dilakukan pada 22-29 Maret 2019.

Adapun undecided voters adalah pemilih yang belum menentukan pilihan, sementara swing voters merupakan pemilih yang sudah memiliki preferensi elektoral kepada salah satu paslon, tapi masih bisa berubah pilihannya.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, hasil survei menunjukkan sebanyak 55,4 persen responden memilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Namun, masih ada 8,8 persen pemilih yang berpotensi mengubah pilihannya (swing voters).

Sedangkan sebanyak 37,4 persen responden memilih Prabowo-Sandiaga Uno dengan swing voters sebanyak 8,1 persen. Sehingga total swing voters 16,9 persen. Sementara itu, sebanyak 7,2 persen belum menentukan pilihan (undecided voter).

"Undecided dan swing voters penting dianalisis karena kalau 16,9 persen plus 7,2 persen ngeblok ke paslon 02, potensial mengubah permainan. Selisih 01 dan 02 dalam simulasi tanpa memprediksi swing dan undecided saja 18 persen," kata Burhanuddin di Jakarta, Rabu (3/4/2019).

Pihaknya melakukan analisa kemungkinan arah dukungan kelompok swing dan undecided voters dengan melihat kemiripan atau kedekatan sejumlah karakteristik yang biasanya berpengaruh dalam distribusi dukungan elektoral, seperti karakteristik sosiologis, psikologis, dan ekonomi politik.

Hasil pemodelan menunjukkan paslon 01 diprediksi menarik 11,3 persen dari kelompok swing dan undecided, sementara paslon 02 sekitar 12,8 persen. Sehingga agregat total suara hasil prediksi model, yakni Jokowi-Ma'ruf sebesar 57.9 persen, sementara Prabowo-Sandiaga sebesar 42,1 persen.

"Terlihat swing voters relatif agak dekat profilnya ke pasangan 02, sementara undecided berada di tengah-tengah. Ternyata swing voters dan undecided tidak ngeblok ke 02. Bahwa swing voters sedikit lebih banyak ke 02 betul tapi tidak seluruhnya dukung 02," kata Burhanuddin.

Adapun survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan 1.220 responden. Pengambilan data survei dilakukan pada 22-29 Maret 2019. Margin of error dalam survei sebesar +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
survei capres

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top