Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KENAL DAPIL : Awang Faroek dan Bekas Kepala Daerah yang Bertarung dari Dapil Kaltim

Dapil Kaltim pada Pileg 2019 menjadi medan laga bagi banyak petarung baru, terutama bekas kepala daerah dan tokoh top di daerah kaya batu bara itu.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 12 Maret 2019  |  10:15 WIB

Kabar24.com, JAKARTA — Formasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur paling sering mengalami kocok-ulang selama periode 2014—2019.

Dari delapan calon anggota legislatif terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014, hanya Mahyudin dari Partai Golkar dan Kasriyah dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang masih menduduki kursi DPR. Penggantian enam kolega mereka selama 5 tahun ini disebabkan oleh beberapa faktor.

Dimulai dari Marten Apuy yang urung dilantik pada 2014 setelah dijatuhi vonis pidana kasus korupsi. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kemudian mengganti kadernya itu dengan Awang Ferdian Hidayat. Tak sampai habis masa jabatan, Ferdian diganti lagi dengan Zuhdi Yahya karena mengikuti Pilgub Kaltim 2018.

Penggantian dua kali juga dilakukan oleh Partai Demokrat. Setelah Norbaiti Isran Noor memutuskan ikut pilkada serentak pada 2015, Farida Ardans menjadi pengganti. Ihwan Datu Adam lalu meneruskan masa jabatan Farida yang meninggal dunia pada 2016.

Alasan pilkada pula yang membuat Partai Golkar mengganti Neni Moerniaeni dengan Hetifah Sjaifudian. Neni mundur dari Senayan untuk mengikuti Pemilihan Wali Kota Bontang 2015.

Sementara itu, Partai Gerindra menunjuk Budisatrijo Djiwandono sebagai pengganti Luther Kombong yang meninggal dunia pada Juni 2017. Tak ketinggalan, Ari Yusnita dari Partai Nasdem melanjutkan peran Achmad Amins yang mengundurkan diri pada 2015.

Tahun lalu, penggantian antar waktu (PAW) di DPR juga dilakukan oleh Partai Keadilan Sejahtera. Pasalnya, Hadi Mulyadi memutuskan ikut Pilgub Kaltim 2018 dan menyerahkan kursi empuknya kepada Aus Hidayat Nur.

Dapil Kaltim pada Pileg 2019 pun menjadi medan laga bagi banyak petarung baru, terutama bekas kepala daerah dan tokoh top di daerah kaya batu bara itu. Bekas Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan mantan Wali Kota Bontang Andi Sofyan Asdam menjadi andalan utama Partai Nasdem.

Awang dan Andi adalah eks kader Golkar Kaltim. Kepindahan dua figur populer tersebut berpotensi menggerogoti suara partai berlogo beringin yang hendak mempertahankan dua wakilnya di DPR.

Partai Golkar tak lagi bisa mengandalkan Wakil Ketua MPR Mahyudin yang memutuskan menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah.

Seperti di daerah lain, PDIP bakal bersandar pada bekas calon kepala daerah yang tidak berhasil dalam pilkada. Pasangan Rusmadi-Safaruddin yang bahu-membahu di Pilgub Kaltim 2018, kini harus saling berjibaku untuk memperebutkan kursi Senayan.

PETAHANA DAPIL KALTIM

Partai Politik Petahana 
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Zuhdi Yahya 
Partai Golkar Mahyudin 
 Hetifah Sjaifudian 
Partai Gerindra Budisatrijo Djiwandono 
Partai Demokrat Ihwan Datu Adam 
Partai Keadilan Sejahtera Aus Hidayat Nur 
Partai Nasdem Ari Yusnita 
Partai Persatuan Pembangunan Kasriyah 

PEROLEHAN SUARA PARPOL PILEG 2014 DI DAPIL KALTIM 

Partai Politik Suara 
Partai Golkar 362.238 
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 312.574 
Partai Gerindra 222.472 
Partai Demokrat 159.977 
Partai Keadilan Sejahtera 144.705 
Partai Persatuan Pembangunan 131.381 
Partai Nasdem 117.117 
Partai Hanura 98.587 
Partai Amanat Nasional 96.998 
Partai Kebangkitan Bangsa 84.147 
Partai Bulan Bintang 40.586 
Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 27.657 
Total  1.798.439 

 Sumber: KPU, DPR, diolah 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim caleg awang faroek dapil
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top