Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ketegangan Mereda, Pakistan Bersiap Bebaskan Pilot India

Pakistan bersiap untuk melepaskan pilot pesawat India yang ditangkap pada Jumat (1/3/2019) menyusul meredanya ketegangan kedua negara untuk sementara. Kedua pemerintah mengklaim mereka menjatuhkan jet musuh pada Rabu, dengan Pakistan menangkap seorang pilot India setelah pesawat tempur MiG jatuh menyusul pertempuran udara dengan pesawat JF-17 milik Pakistan.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 01 Maret 2019  |  16:31 WIB
Ketegangan Mereda, Pakistan Bersiap Bebaskan Pilot India
Pesawat tempur JF-17 Thunder di Pangkalan Udara Nur Khan, Islamabad, Pakistan, Sabtu (27/1). - ANTARA/Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Pakistan bersiap untuk melepaskan pilot pesawat India yang ditangkap pada Jumat (1/3/2019) menyusul meredanya ketegangan kedua negara untuk sementara.

Kedua pemerintah mengklaim mereka menjatuhkan jet musuh pada Rabu, dengan Pakistan menangkap seorang pilot India setelah pesawat tempur MiG jatuh menyusul pertempuran udara dengan pesawat JF-17 milik Pakistan.

Pilot jet tersebut, yang disebut India sebagai Komandan Wing Abhinandan, telah menjadi wajah baru dari konflik terbaru antara kedua negara. Setelah berusaha menghindari penangkapan, ia digambarkan sebagai pahlawan di India.

Sebelumnya, dua saksi mata mengatakan kepada Reuters pesawat yang diterbangkan Abhinandan jatuh pada Rabu setelah pertempuran udara dengan jet Pakistan.

Pilot itu meneriakkan slogan-slogan pro-India, dan setelah menyadari bahwa ia berada di wilayah musuh, ia berusaha melarikan diri, menembakkan pistolnya ke udara untuk menghalangi warga desa Pakistan yang mengejarnya, ungkap saksi mata.

"Selama berlari sejauh setengah kilometer dan menembakkan lebih banyak lagi tembakan ke udara, untuk menakuti orang-orang tetapi tidak berhasil," kata Muhammad Razzaq Chaudhry, salah seorang saksi mata.

"Lalu dia melompat ke sungai kecil. Kemudian, dia menyadari bahwa dia tidak bisa melarikan diri, dia mengeluarkan beberapa dokumen dan peta dari seragamnya dan mencoba menelan beberapa, merobek dan merendam sisanya,” lanjutnya.

Dunia telah mendesak kedua negara untuk menahan diri, karena ketegangan meningkat setelah pemboman mobil bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 40 polisi paramiliter India di Kashmir pada 14 Februari lalu.

Amerika Serikat telah secara aktif melakukan mediasi untuk mencegah risiko pecahnya perang keempat antara kedua negara sejak kemerdekaan dari penjajahan Inggris pada tahun 1947. Wilayah Himalaya yang disengketakan di Kashmir telah menjadi akar dari dua konflik tersebut.

Menteri luar negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi mengatakan Abhinandan diperkirakan akan dikembalikan di perbatasan antara kedua negara di Wagah pada Jumat sore.

"Sebagai tanda perdamaian dan untuk meredakan masalah, pilot India yang ditahan bersama kami akan dibebaskan hari ini pada sore hari di perbatasan Wagah," katanya kepada anggota parlemen, seperti dikutip Reuters.

Baku tembak di sepanjang perbatasan yang membagi wilayah Kashmir mereda pada hari Jumat. Namun hubungan diplomatik antara kedua negara tetap tegang.

Qureshi mengatakan dia tidak akan menghadiri pertemuan para menteri luar negeri dari Organisasi Kerjasama Islam di Abu Dhabi akhir pekan ini, karena Menlu India juga diundang ke acara tersebut.

Qureshi mengatakan menteri luar negeri Saudi akan mengunjungi Islamabad dengan membawa pesan dari Putra Mahkota Mohammed Bin Salman, yang mengunjungi Pakistan dan India bulan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india pakistan
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top