Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Antisipasi Hard Brexit, Porsche Berencana Naikkan Harga Jual Hingga 10%

Unit usaha Porsche yang berbasis di Inggris mengumumkan kemungkinan kenaikan harga jual hingga 10% atau lebih jika Brexit tercapai tanpa kesepakatan (hard Brexit), penetapan ini berlaku untuk unit mobil yang tiba di Inggris setelah 29 Maret 2019.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 17 Februari 2019  |  20:27 WIB
Logo Porsche - Istimewa
Logo Porsche - Istimewa
Bisnis.com, JAKARTA -- Unit usaha Porsche yang berbasis di Inggris mengumumkan kemungkinan kenaikan harga jual hingga 10% atau lebih jika Brexit tercapai tanpa kesepakatan (hard Brexit), penetapan ini berlaku untuk unit mobil yang tiba di Inggris setelah 29 Maret 2019.
Melalui sebuah pernyataan email pada Jumat (15/2), Porsche mengatakan informasi ini merupakan upaya untuk memberikan pelanggan untuk merencanakan pembelian pasca Brexit.
Pelanggan yang menempatkan uang muka pada atau sebelum 17 Januari tidak akan terdampak pengaruh perubahan harga.
Sementara itu bagi pelanggan yang terdampak, Porsche menawarkan opsi penyesuaian pesanan.
"Seperti sektor industri lainnya, kami perlu kejelasan yang komprehensif tentang bentuk hubungan masa depan antara Inggris dan Uni Eropa dengan sangat cepat," ujar produsen mobil sport asal Jerman tersebut, seperti dikutip oleh Bloomberg, Sabtu (16/2).
Peringatan ini disampaikan setelah Volkswagen AG menyampaikan bahwa ketidakpastian kesepakatan Brexit antara Inggris dengan Uni Eropa dapat memberikan efek domino terhadap industri manufaktur dari segi dealer, pabrik, hingga pemasok.
Ford Motor Co., pekan lalu memperingatkan konsekuensi yang mengerikan bagi pabrik mereka yang mempekerjakan lebih dari 7.000 karyawan jika politisi di parlemen gagal menghapus potensi no-deal Brexit.
Berbeda dengan Ford, Nissan Motor Co dan Jaguar Land Rover, pembuat mobil mewah ini tidak memiliki operasi manufaktur di Inggris. Porsche mengimpor semua unit kendaraan mereka dari negara-negara Uni Eropa.
Tahun lalu Porsche mencatat rekor pengiriman mencapai 256.255 unit mobil ke seluruh dunia atau tumbuh 4% dari angka pengiriman pada 2017. Realisasi ini didorong oleh pertumbuhan di pasar terbesar mereka yakni AS dan China.
Inggris sejak lama merupakan salah satu pasar terbesar Porsche di Eropa.
Pelanggan kelas menengah atas di London sangat menyukai model mobil sport seri 911, Macan dan Cayenne yang sering diolok-olok sebagai "mobil domestik" yang dikendarai ibu rumah tangga.
Model populer seperti SUV Macan dijual dengan harga yang dimulai pada 46.344 poundsterling atau sekitar US$59.723, jika ditambah pajak penambahan nilai maka harganya menjadi US$65.695.
Biaya tambahan akan membantu Porsche melindungi risiko penurunan pendapatan jika tidak ada kesepakatan yang tercapai dan mengakhiri era pengiriman barang bebas tarif dari dan ke regional Uni Eropa.
"Bagi kami, kondisi saat ini sangat penuh dengan ketidapastian yang mengaburkan jaminan bisnis dan perencanaan jangka panjang. Mengingat situasi sulit ini kami harus menyiapkan rencana untuk segala jenis kemungkinan," ujar perwakilan Porsche.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

porsche Brexit
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top