Trump: Perundingan Perdagangan Dengan China Berjalan Sangat Baik

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan perundingan yang tengah berjalan guna menyelesaikan konflik perdagangan dengan China membuat progres yang baik.
Renat Sofie Andriani | 14 Februari 2019 09:20 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. - REUTERS/Yuri Gripas

Kabar24.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan perundingan yang tengah berjalan guna menyelesaikan konflik perdagangan dengan China membuat progres yang baik.

“Saya pikir ini berjalan dengan sangat baik. Mereka menunjukkan rasa hormat yang luar biasa kepada kami,” kata Trump kepada wartawan di Oval Office, Gedung Putih, pada Rabu (13/2/2019) waktu setempat, sebagaimana dikutip Bloomberg.

Menurut Trump, pemerintahannya didukung oleh sekumpulan individu sangat berbakat, yang sedang berada di Beijing saat ini, untuk menegosiasikan kesepakatan perdagangan dengan China.

Komentarnya itu menegaskan pernyataan sebelumnya dari Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin. “Sejauh ini, sangat bagus,” ujar Mnuchin di Beijing, ketika ditanya mengenai progres pembicaraan.

Mnuchin, bersama dengan Perwakilan Dagang AS (USTR) Robert Lighthizer, tiba di ibu kota China tersebut pada Selasa (12/2/2019) untuk mengadakan pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri Liu He, penasihat ekonomi utama untuk Presiden China Xi Jinping, pada Kamis dan Jumat pekan ini.

Trump pernah bertemu dengan Liu di Gedung Putih ketika delegasi China datang ke Washington untuk mengadakan pembicaraan pada akhir Januari.

Pada Selasa, Trump mengatakan tenggat waktu 1 Maret yang ditetapkan untuk menaikkan tarif terhadap impor China dapat saja diperpanjang jika perundingan antara kedua belah pihak membuat progres menuju tercapainya kesepakatan.

Kepada Fox News pada Rabu (13/2), Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan “akan melihat apa yang terjadi mengenai apakah Presiden Trump akan mengubah tenggat waktu itu atau tidak”.

Sanders juga mengangkat kemungkinan pertemuan antara para pemimpin kedua negara. Resor pribadi Trump di Mar-a-Lago, Florida, dikatakannya akan menjadi tempat yang baik untuk pertemuan itu.

“Pada akhirnya ini akan membuat Presiden Trump dan Presiden Xi duduk berhadapan untuk mencari tahu dan mencapai kesepakatan final karena merekalah yang akan dapat menuntaskannya,” kata Sanders, dikutip Reuters.

Wakil Menteri Departemen Pertanian Stephen Censky pada Rabu mengatakan kedua presiden diperkirakan akan bertemu pada Maret meskipun masih belum ada tanggal yang ditentukan.

“Mudah-mudahan mereka akan bertemu dan dapat mencapai kesepakatan. Pertanian harus menjadi bagian darinya. Itu bagian penting dari kesepakatan,” ujar Censky dalam suatu konferensi bahan bakar terbarukan di Orlando, Florida.

Semakin banyak bisnis dan anggota parlemen AS berharap kenaikan tarif untuk China ditunda ketika kedua pihak berupaya merundingkan tuntutan AS untuk perubahan kebijakan struktural oleh China.

Tuntutan itu di antaranya untuk mengakhiri pemindahan paksa rahasia dagang Amerika, membatasi subsidi industri Beijing, dan menegakkan hak kekayaan intelektual.

Trump telah mengancam akan menaikkan tarif terhadap impor senilai US$200 miliar asal China menjadi 25% dari sebelumnya 10% jika perundingan perdagangan kedua negara gagal mencapai kesepakatan hingga batas waktu yang ditentukan.

Putaran proses perundingan di Beijing ini sendiri telah dimulai pada Senin (11/2) oleh sejumlah pejabat tingkat menengah untuk membahas perincian teknis, termasuk mekanisme untuk menegakkan perjanjian perdagangan apa pun.

Tag : Donald Trump, perang dagang AS vs China
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top