Kasus Penganiayaan Petugas KPK: Polda Metro Jaya Panggil Dokter RS MMC

Polda Metro Jaya akan memanggil dokter dari RS MMC untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait perkara tindak pidana penganiayaan terhadap penyelidik KPK Muhammad Gilang Wicaksono.
Sholahuddin Al Ayyubi | 12 Februari 2019 13:17 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Polda Metro Jaya akan memanggil dokter dari RS MMC untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait perkara tindak pidana penganiayaan terhadap penyelidik KPK Muhammad Gilang Wicaksono.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono mengungkapkan tim penyidik telah menjadwalkan pemanggilan dokter RS MMC tersebut siang ini sekitar pukul 13.30 WIB. Menurutnya, alasan tim penyidik mengagendakan pemeriksaan terhadap dokter itu karena yang bersangkutan menangani operasi Muhammad Gilang Wicaksono.

"Rencananya hari ini akan diperiksa satu dokter saja. Kami akan minta keterangannya terkait kegiatan operasi," tutur Argo, Selasa (12/2/2019).

Kendati demikian menurut Argo sampai saat ini tim penyidik Polda Metro Jaya masih belum menerima informasi apakah dokter tersebut akan memenuhi panggilan tim penyidik atau tidak.

"Kita tunggu saja nanti ya," katanya.

Sebelumnya, penyelidik KPK Muhammad Gilang Wicaksono tertangkap tangan tengah mengambil foto kegiatan Pemprov Papua dan Anggota DPRD Papua di Hotel Borobudur pada Sabtu (2/2/2019) malam.

Aktivitas mencurigakan Muhammad Gilang Wicaksono tersebut membuat sejumlah orang dari Pemprov Papua menghampirinya karena tidak terima difoto secara diam-diam.

Setelah sempat cekcok mulut antara sejumlah orang dari Pemprov Papua dan penyelidik KPK, terjadilah baku hantam yang mengakibatkan Gilang mengalami luka-luka.

Terkait kasus ini, pihak KPK telah melaporkan kasus penganiayaan tersebut. Namun sejauh ini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

Komisi Pemberantasan Korupsi membocorkan terkait penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi saat memantau rapat antara Pemprov Papua, DPRD Papua dan Kemendagri di Hotel Borobudur, Sabtu (2/2/2019).

Penyelidikan tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat terkait adanya indikasi praktek suap. Namun, penyelidikan tersebut berbuntut pada dugaan penganiayaan terhadap dua orang penyelidik KPK. 

"KPK memang sedang mencermati sejumlah dugaan korupsi terkait proyek dan anggaran di Papua," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Selasa (5/2/2019).

Selengkapnya silakan baca: KPK Bocorkan Penyelidikan yang Berbuntut Dugaan Penganiayaan di Papua

Tag : kpk
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top