Viral Video Pria Merusak Motor Saat Ditilang, Begini 3 Cara Cerdas Emosi di Jalan

Ingat kata Anger itu dengan kata Danger. Jadi, Marah itu dekat dengan Bahaya. Jangan sampai kemarahan kita membawa kita pada sesuatu yang bahaya. Pesan Anthony Dio Martin "Kendalikan emosi, atau kamu akan menjadi bahan tertawaan orang lain. Jangan sampai cara marah kamu di jalanan, jadi bahan tontonan orang."
Fajar Sidik
Fajar Sidik - Bisnis.com 08 Februari 2019  |  23:00 WIB
Viral Video Pria Merusak Motor Saat Ditilang, Begini 3 Cara Cerdas Emosi di Jalan
Sebagai informasi, kabar terbaru tentang AS, pemuda yang merusak motornya sendiri saat terkena tilang, menangis saat meminta maaf kepada Bripka Oky (kiri), polantas yang pernah dimaki-makinya di Mapolres Tangerang Selatan, Banten, Jumat (8/2/2019). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal - aww)

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah video pria yang merusak sepeda motornya saat ditilang polisi di BSD, Serpong menjadi viral dan banyak diperbincangkan di media sosial dan forum obrolan.  Seorang anak muda yang belakangan diketahui berinisial AS ini diberhentikan polisi dan ditilang. Rupanya AS tidak terima dan marah, lantas meluapkan kemarahannya ke motor yang dibawanya.

Video tersebut juga mengundang perhatian seorang Motivator, Penulis Buku sekaligus Entrepreneur, Anthony Dio Martin yang mengunggah sebuah video tentang pandangannya terhadap peristiwa tersebut. Video berjudul: Parah deh! Gara-gara Ditilang Anak Muda Ini Marah Dan Merusak Motornya & TIPS KELOLA EMOSI MARAH memandang pentingnya menjaga kecerdasan emosi di jalanan.

Menurut Anthony, cara mengekspresikan emosi dengan gaya merusak jelas-jelas enggak menyelesaikan masalah. Malahan, menambah problem dan malah jadi boros banget. Anthony menjelaskan ada 3 tips soal cara menyikapi kemarahan di jalan yang bisa kita petik dari ilmu Kecerdasan emosi (EQ), agar kita bisa belajar banyak dari kesalahan orang lain dan supaya kita terhindar dari kesalahan seperti itu.

Anthony mengingatkan, bahwa mudah bagi kita untuk menertawakan orang yang berperilaku seperti AS. Tetapi pada saat kita berada dalam situasi tersebut, apakah kita juga bisa berpikir waras? Dia mengajak memetik 3 pelajaran dari peristiwa tersebut.

Pertama, Jangan melampiaskan kemarahan dengan cara merusak benda-benda, atau barang-barang bahkan pada orang-orang sekitar kita. Jangan sampai itu menjadi habit. karena pada saat kita sudah waras, kita akan sadar ternyata ongkos marah dengan cara itu besar sekali.

Kedua, soal menjaga emosi dan logika. tidak mudah memang. Jadi, pada saat kita marah, berusahalah kendalikan dengan logika. Ingat prinsip seperti bejana berhubungan. Ketika emosi kita naik, logikanya akan turun. Tetapi ketika logika kita yang naik, emosi kita akan turun. Atau dalam permainan anak seperti permainan ungkat-ungkit. Intinya pada saat menghadapi masalah, kedepankan logika dan respons terbaik apa yang harus kita lakukan. Gunakan logika kita untuk memikirkan situasi yang dihadapi.

Ketiga, bagaimana caranya kita menilai? gunakan kata THINK. yakni apakah itu True atau tepat, benar dan pantas untuk menjadi respons kita. Helpful, apakah situasi dan respons itu menyelesaikan masalah kita. Inspire, apakah respons kita dan yang kita katakan itu memotivasi orang atau tidak. Necessary, apakah sikap itu dibutuhkan untuk menghadapi situasi seperti itu? apa perlu harus menghancurkan motor dan memaki-maki orang di sekitar kita dalam situasi tersebut? dan kata Kind, apakah itu baik, ramah atau bersifat positif bagi kita?.  

Semoga video viral tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi kita pada saat di jalan dalam situasi capek, panas, Makanya, pada saat kita beraktivitas selalu siapkan jas hujan emosi, bagaimana kita akan bersikap dan bagaimana kita akan berperilaku. Bahkan ketika kita menghadapi situasi jalanan macet, dan ada kejadian di jalan itu akan membantu kita bagaimana bisa cerdas emosi di jalan.

Ingat kata Anger itu dengan kata Danger. Jadi, Marah itu dekat dengan Bahaya. Jangan sampai kemarahan kita membawa kita pada sesuatu yang bahaya. Pesan Anthony "Kendalikan emosi, atau kamu akan menjadi bahan tertawaan orang lain. Jangan sampai cara marah kamu di jalanan, jadi bahan tontonan orang."

Sebagai informasi, kabar terbaru tentang AS, pemuda yang merusak motornya sendiri saat terkena tilang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Sektor Tangerang Selatan sebagai pelaku perusakan dan pemalsuan dokumen kendaraan bermotor. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anthony dio martin, tilang

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top