Survei Populi : Debat Capres Hingga Saling Serang Tidak Berpengaruh Gaet Suara Golput

Debat capres perdana hingga saling komentar menyerang antar peserta pemilihan presiden tidak berdampak gaet pemilih golput.
Jaffry Prabu Prakoso | 07 Februari 2019 21:57 WIB
Tren elektabilitas Jokowi/Ma'ruf Amin dan Prabowo/Sandiaga Uno sebelum dan sesudah Debat Capres putaran pertama 17 Januari 2019. Data: Populi Center

Bisnis.com, JAKARTA – Debat capres perdana hingga saling komentar menyerang antar peserta pemilihan presiden tidak berdampak gaet pemilih golput.

Suara yang belum menentukan pilihan berada di angka 14,9%.

Peneliti Populi Center Dimas Ramadhan mengatakan bahwa suara mengambang dan golongan putih memiliki karakteristik bermacam-macam. Kalaupun berdampak, tidak signifikan. 

“Misalnya kalau dinilai tidak tegas, Jokowi tampilkan yang tegas, hanya sedikit akan berpengaruh, ‘oh ya ternyata bisa juga tegas’,” katanya di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Dimas menjelaskan bahwa golput berhubungan dengan ideologi. Mereka bisa menentukan apabila pasangan calon menjabarkan program kerja yang konkret dan dibutuhkan.

Pemilih ini biasanya memiliki pemikiran yang tegas, tidak setengah-setengah, dan tidak kompromi.

“Misalnya persoalan kasus HAM. Masing-masing bukan tidak punya beban HAM, tapi bagaimana mereka masing-masing posisikan kasus HAM terutama yang belum terselesaikan. Itu yang pengaruhi golput, apa mereka akan tetap golput atau pilih salah satu mereka,” jelasnya.

Dalam survei Populi secara keseluruhan, elektabilitas masing-masing calon tidak ada perubahan signifikan sejak Agustus 2018.

Keterpilihan antara keduanya yakni 54,1% untuk Jokowi-Ma'ruf berbanding Prabowo-Sandi sebesar 31% dan yang belum menentukan pilihan sebesar 14,9%.

Populi melakukan wawancara dengan tatap muka di seluruh 34 provinsi pada 20-27 Januari 2019. Responden yang dipilih secara acak bertingkat sebanyak 1.486 orang dengan tingkat kesalahan 2,53%.

Tag : Debat Capres, golput
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top