Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPK Tangkap Bupati Mesuji, Uang Sekitar Rp1 Miliar Diamankan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang sekitar Rp1 miliar dalam operasi tangkap tangan terhadap Bupati Mesuji Provinsi Lampung Khamami.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Januari 2019  |  07:41 WIB
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di Jakarta. -Bisnis.com - Samdysara Saragih
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di Jakarta. -Bisnis.com - Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang sekitar Rp1 miliar dalam operasi tangkap tangan terhadap Bupati Mesuji Provinsi Lampung Khamami.

KPK mengamankan uang dengan pecahan 100 ribu rupiah itu dari dalam satu kardus air minum.

"Kalau jumlahnya estimasi satu kardus itu Rp1 miliar tetapi jumlah pastinya nanti kami sampaikan, dari ukurannya itu diperkirakan demikian. Saya kira pada konferensi pers akan disampaikan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

KPK total mengamankan delapan orang dalam operasi tangkap tangan di Provinsi Lampung pada Rabu (23/1/2019) sampai Kamis (24/1/2019) dini hari.

Kegiatan tangkap tangan itu dilakukan di tiga lokasi, yakni Bandar Lampung, Lampung Tengah dan Mesuji. Dari tiga lokasi itu total diamankan delapan orang terdiri atas kepala daerah, unsur swasta dan unsur PNS.

KPK menduga uang tersebut merupakan realisasi dari komitmen fee proyek-proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2018. Terhadap pihak-pihak yang diamankan itu, KPK sedang melakukan pemeriksaan awal di Provinsi Lampung.

Direncanakan pada Kamis (24/1/2019) pagi atau Kamis (24/1/2019) siang pihak-pihak yang diamankan itu dibawa ke gedung KPK Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

"Setelah diamankan akan dimintakan keterangan awal terlebih dahulu, segera dibawa ke Jakarta. Apakah semuanya delapan orang itu akan dibawa atau sebagian setelah pemeriksaan awal, itu tergantung kebutuhan tim di lapangan," kata Febri.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK OTT KPK

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top