Gunung Agung Bali Erupsi Lagi, Dua Desa Terdampak Letusan

Dua pemukiman penduduk di Karangasem yakni Desa Ban dan Dukuh mengalami hujan abu akibat erupsi Gunung Agung yang terjadi pada Kamis (10/1/2019) malam pukul 19.55 WITA.
Ni Putu Eka Wiratmini | 11 Januari 2019 01:30 WIB
Gunung Agung di Bali meletus, terlihat dari Desa Bugbug di Karangasem pada Selasa (3/7/2018). - Reuters

Bisnis.com, DENPASAR - Dua pemukiman penduduk di Karangasem yakni Desa Ban dan Dukuh mengalami hujan abu akibat erupsi Gunung Agung yang terjadi pada Kamis (10/1/2019) malam pukul 19.55 WITA.

Kepala Subbidang Mitigasi Pemantauan Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana mengatakan tidak ada temuan wilayah penduduk yang teraliri lava. Adapun lantaran material yang keluar dari erupsi ini hanya berupa kerikil, abu, dan pasir. Hanya dua desa yakni Ban dan Dukuh yang mengalami hujan abu.

Devy pun belum melihat adanya indikasi aktivitas gunung yang lebih besar. Namun, pemantauan terus dilakukan.

"Ini bukan erupsi pertama dalam dua minggu terkahir, 30 Desember 2018 lalu juga terjadi erupsi serupa," katanya kepada Bisnis, Kamis (10/1/2019).

Menurut Devy, berdasarkan pantuan langsung, kolom abu tidak teramati karena berkabut. Namun, berdasarkan citra satelit BMKG, aby mengarah ke wilayah barat laut dengan ketinggian 5.400 meter di atas permukaan laut atau sekitar 2.400 meter dari kawah.

Menurutnya, erupsi ini masih tergolong kecil sebab ketinggian kolom kemungkinan masih di sekitar 1.000 sampai 1.500 meter. Letusan seperti ini sebelumnya terjadi pada 30 Desember 2018 lalu.

"Jadi ini masih kecil, ketinggian kolom erupsi paling tinggu terjadi pada November 2017 lalu dengan ketinggian sekitar 7.000 meter di atas permukaan laut atau 4.000 sampai 5.000 meter dari kawah," katanya.

Tag : gunung agung
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top