Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

DPR : Doni Dilantik, BNPB Diminta Utamakan Mitigasi

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Sodik Mudjahid meminta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo membuat terobosan agar masyarakat sadar bencana secara simultan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 09 Januari 2019  |  18:20 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo (kiri) melakukan salam komando dengan mantan Kepala BNPB Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei, usai pelantikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo (kiri) melakukan salam komando dengan mantan Kepala BNPB Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei, usai pelantikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA--Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Sodik Mudjahid meminta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo membuat terobosan agar masyarakat sadar bencana secara simultan.

"Jangan hanya membantu bencana ketika terjadi, tapi bantu proses mitigasi," kata Sodik, Rabu (9/1). Dia menegaskan bahwa pentingnya mitigasi adalah karena paradigma pemerintahan Indonesia mengenai bencana masih seputar tanggap darurat.

Dia pun meminta Presiden Joko Widodo bisa lakukan langkah nyata terhadap kemajuan BNPB dibawah pimpinan Doni.

"Beri kewenangan baru buat BNPB," katanya.

Sodik menambahkan, upaya mitigasi sangatlah diperlukan yang salah satunya dengan memperkuat alat-alat pada early warning system.

"Fokusnya ya early warning system diperkuat dengan diperkuat alat-alatnya. Kedua, masyarakat dilatih dan disosialisasikan.

Sementrara itu, Anggota Komisi VIII DPR Diah Pitaloka meminta BNPB di bawah kepemimpinan Doni menyusun manajemen pencegahan bencana untuk 2019.

Menurutnya, BNPB perlu memilah jenis bencana dari kategori skala kecil hingga besar mengingat BNPB pernah memprediksi akan ada 2.500 bencana tahun ini.

"Kalau bencana yang besar apa kesiapan kita, kalau bencana kecil apa yang harus dikoordinasikan dengan Pemerintah daerah apa yang harus dilakukan pemda, nah ini manajemennya manajemen pencegahan bencana," ujar Diah.

Diah menjelaskan, perlunya pengelompokan tersebut. Semua itu dilakukan untuk membuat penanggulangan bencana lebih cepat tanggap.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnpb mitigasi bencana
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top