Kerukunan Umat Beragama, Kemenag Berikan Penghargaan 6 Daerah

Kemenag memberikan penghargaan Harmony (Harmony Award) kepada enam kepala daerah dan enam pemimpin Forum Kerukunan Umat Beragama) sebagai apresiasi atas kontribusinya terhadap upaya pembangunan kehidupan dan kerukunan umat beragama.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 03 Januari 2019  |  19:20 WIB
Kerukunan Umat Beragama, Kemenag Berikan Penghargaan 6 Daerah
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--- Kementerian Agama memberikan penghargaan Harmony (Harmony Award) kepada enam kepala daerah dan enam pemimpin Forum Kerukunan Umat Beragama) sebagai apresiasi atas kontribusinya terhadap upaya pembangunan kehidupan dan kerukunan umat beragama.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan penghargaan tersebut terdiri dari dua kategori yaitu kehidupan keagamaan paling rukun dan FKUB berkinerja terbaik.

Penghargaan untuk kategori pertama diberikan kepada tiga gubernur dan tiga bupati/walikota dan penghargaan kategori kedua diberikan kepada tiga FKUB provinsi dan tiga FKUB kabupaten atau kota.

Provinsi Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Timur dinilai sebagai tiga daerah dengan kehidupan keagamaan paling rukun. Untuk daerah tingkat II, daerah yang terpilih adalah Kabupaten Bulungan, Kota Ambon, dan Kota Yogyakarta.

Sementara itu, FKUB Provinsi Aceh, Provinsi DKI Jakarta, dan Provinsi Kalimantan Barat dinilai sebagai FKUB debgab kinerja terbaik tingkat provinsi. Untuk tingkat kabupaten atau kota, penghargaan kinerja terbaik diberikan kepada FKUB Kota Bekasi, Kabupaten Gunung Kidul, dan Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, serta kepada semua instansi terkait, atas dukungan dan kerjasama lintas sektoral dalam pembangunan kehidupan beragama selama ini. Semoga kerjasama dan kebersamaan itu dapat semakin ditingkatkan di masa-masa mendatang,” kata Lukman seperti dikutip dari keterangan tertulis yang dirilis oleh Kementerian Agama, Kamis (3/1/2019).

Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Saefuddin menjelaskan terdapatr tiga kriteria yang digunakan untuk memberikan penghargaan kepada kepala daerah.

Pertama, hasil penelitian Balitbang Kementerian Agama tentang indeks kerukunan. Kedua, hasil penelusuran berita di media tentang program pembinaan kerukunan yang dilakukan di daerah. Ketiga, kajian atas ada atau tidaknya kasus-kasus intoleransi di daerah tersebut.

Saefuddin mencontohkan inovasi di FKUB Gunung Kidul yang dinilainya sangat bagus. Menurutnya, FKUB Gunung Kidul sangat aktif dalam melakukan sosialiasi pentingnya kerukunan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenag, kerukunan beragama

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top