Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bobol ATM di Makassar, Dua Warga Bulgaria Bakal Dideportasi dari Indonesia

Dua warga negara Bulgaria, Ivo Todorov Todorov dan Stoyo Ganchev Landzhev, dideportasi setelah ketahuan membobol anjungan tunai mandiri (ATM) di Makassar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Desember 2018  |  17:59 WIB
Sandera - Ilustrasi/JIBI Photo
Sandera - Ilustrasi/JIBI Photo

Bisnis.com, JAKARTA - Dua warga negara Bulgaria, Ivo Todorov Todorov dan Stoyo Ganchev Landzhev, dideportasi setelah ketahuan membobol anjungan tunai mandiri (ATM) di Makassar.

"Mereka diamankan karena telah membobol ATM dan mereka memilih ATM yang pengunjungnya sepi," ujar Kepala Kantor Imigrasi Makassar Andi Pallawarukka di Makassar, Rabu (5/12/2018).

Ia mengatakan kedua warga negara asing itu masih menunggu waktu untuk dideportasi ke negaranya. Kedua pelaku membobol ATM dengan cara skimming pada Juli 2018.

Andi Pallawarukka menjelaskan kedua warga negara asing itu tiba di Indonesia pada 2 Juli 2018, dengan menggunakan BVKS atau kunjungan singkat yang berlaku selama 30 hari dan dimanfaatkan untuk melakukan pembobolan ATM BRI di Jalan Veteran, Makassar.

Hasil interogasi yang dilakukan anggota kepada keduanya mereka sengaja datang ke Indonesia untuk melakukan pembobolan ATM karena sistem pengamanan di Indonesia disebutnya masih lemah.

"Alasan mereka datang ke Indonesia memang untuk melakukan skimming karena mereka menilai jika sistem pengamanan ATM itu masih cukup lemah," katanya.

Selain itu, keduanya menyatakan jika dalam melancarkan aksinya terhubung dengan mafia asal Rusia yakni Sergey. Sindikat dari Sergey ini juga yang telah menyiapkan alat skimmer-nya.

Andi Pallawarukka juga menyebut jika alasan keduanya ke Indonesia karena sedang terlilit utang dan cara pembobolan ATM dinilainya lebih cepat dan praktis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembobolan atm

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top