Pencairan Dana PKH Dimajukan, Jokowi Minta Pemanfaatannya Dimaksimalkan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) per 2019 akan dimajukan menjadi Januari, April, Juli, dan Oktober.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 03 Desember 2018  |  18:23 WIB
Pencairan Dana PKH Dimajukan, Jokowi Minta Pemanfaatannya Dimaksimalkan
Presiden Joko Widodo (kanan) berswafoto dengan aparatur sipil negara saat peringatan Hari Ulang Tahun Ke-47 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (29/11/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi  menyatakan pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) per 2019 akan dimajukan menjadi Januari, April, Juli, dan Oktober.

Padahal, semula pencairan PKH dilakukan pada Februari, Mei, Agustus, dan November.

"Jadi diajukan Januari, April, Juli, Oktober. Jumlahnya masih dihitung, tapi kurang lebih dua kali lipat [kenaikannya].

Nanti akan disebutkan jumlahnya berapa," katanya dalam Sosialisasi Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019 di Gelanggang Remaja Jakarta Timur, Senin (3/12/2018).

Mengutip Rencana Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019, anggaran perlindungan sosial naik menjadi Rp381 triliun dari tahun ini senilai Rp287,7 triliun. Adapun, anggaran untuk PKH tahun depan juga naik menjadi Rp34,4 triliun.

"Uang PKH untuk [perbaikan] gizi anak-anak kita, juga pendidikan untuk anak-anak kita atau modal usaha. Tetapi kalau untuk beli rokok tidak boleh. Kalau ketahuan untuk beli rokok, ini dicabut," tekannya.

Sementara itu, Menteri Sosial Agus Gumiwang melaporkan bahwa penyaluran PKH secara nasional hingga 30 November 2018 terealisasi sebanyak 96% .

Khusus DKI Jakarta, penerima PKH sebanyak 66.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan realisasi tahap keempat sebesar 97%.

Agus menambahkan kenaikan anggaran PKH menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sehingga angka kemiskinan diharapkan bisa turun hingga 8,5%-9,5% pada tahun depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jokwi, program keluarga harapan (pkh)

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top