OSO Ingatkan Aparat Desa jangan Terjebak Korupsi

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang (OSO) mengingatkan aparat pemerintahan desa untuk berhati-hati dalam manajemen anggaran agar tidak terjebak pada kasus korupsi.
John Andhi Oktaveri | 29 November 2018 16:10 WIB
Ketua DPD Oesman Sapta Odang (tengah)ANTARA/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA--Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang (OSO) mengingatkan aparat pemerintahan desa untuk berhati-hati dalam manajemen anggaran agar tidak terjebak pada kasus korupsi.

Menurutnya, bisa saja karena sistem manajemen yang tidak dimengerti maka aparat desa mengambil satu kebijakan yang berujung pada kasus korupsi. Padahal, ujarnya, pemerintahan Presiden Jokowi terus berupaya memperbaiki sisem dan manajemen pemerintahan desa.

Hal itu dikemukakannya di depan para aparat pemerintahan desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Kamis (29/11). 

OSO mengatakan, upaya pemerintah untuk membangun desa bisa terlihat dengan sejumlah program, termasuk termasuk upaya untuk perbaikan sistem manajemen desa.  

"Presiden bekerja tidak untuk dikasihani, tetapi beliau mengabdi kepada masyarakat desa, dan dengan segala kekurangan yang ada di desa ingin diperbaiki sistem manajemennya," ujarnya pula.

OSO menegaskan, saat ini merupakan tahun kebangkitan desa, sehingga dirinya mengajak semua aparat desa di Indonesia untuk bangkit dan berjaya.

Ketua DPP Partai Hanura tersebut menegaskan bahwa selain harus memperhatikan sistem, para aparat pemerintahan desa diminta untuk memiliki strategi dan seperti apa struktur pemerintahan dalam membangun desa.

Pada kesempaan itu OSO juga meminta aparat desa agar memiliki keceptan (speed) dan target dalam memaksimalkan  kinerja membangun desa.  

Tag : dana desa, oesman sapta odang
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top