Putra Jamal Khashoggi Ingin Jasad Ayahnya Dikembalikan

Salah Khashoggi dan Abdullah Khashoggi mengharapkan jasad Jamal Khashoggi dapat kembali ke keluarga dan dikuburkan di Madinah.
Iim Fathimah Timorria | 05 November 2018 12:00 WIB
Foto-foto yang diambil dari dua video CCTV yang berbeda dan diperoleh oleh sumber-sumber keamanan Turki menunjukkan wartawan Saudi Khashoggi ketika ia tiba di Konsulat Arab Saudi, dan seorang pria lain yang diduga mengenakan pakaian Khashoggi sambil berjalan di Istanbul. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Para putra jurnalis Jamal Khashoggi mengeluarkan permintaan supaya jasad tubuh sang ayah dapat kembali dan dikubur di Arab Saudi.

Melalui wawancara dengan CNN pada Minggu (4/11/2018), Salah Khashoggi dan Abdullah Khashoggi menyatakan tanpa jasad ayah mereka, keluarga tidak dapat berduka dan harus menanggung beban emosional kematian ayah mereka.

"Situasi ini tidak normal, kematian ini tidak normal sama sekali. Yang kami inginkan hanya menguburkan ayah kami di pemakaman di Madinah bersama keluarga yang lain," kata Salah Khashoggi sebagaimana diberitakan Reuters. Dia menyatakan telah membicarakan hal ini dengan otoritas Saudi dan berharap permintaannya dapat terwujud.

Jamal Khashoggi, kolumnis Washington Post yang kritis terhadap pemerintahan Saudi dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) dibunuh saat mendatangi kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober.

Pihak Saudi telah mengakui bahwa Khashoggi dibunuh dalam upaya yang terencana. Mereka merevisi temuan sebelumnya yang menyebut pria berusia 59 tahun itu tewas dalam sebuah percekcokan.

Investigator Turki dan sejumlah anggota legislatif AS mengindikasikan keterlibatan MBS dalam pembunuhan tersebut. Namun tuduhan itu disangkal pihak kerajaan.

Hingga saat ini, tubuh Khashoggi tak kunjung ditemukan. Hasil investigasi otoritas Turki menunjukkan bahwa tubuh Khashoggi dimutilasi dan dimasukkan ke lima koper berbeda oleh agen-agen yang melakukan operasi pembunuhan Khashoggi.

Sebelumnya, Salah Khashoggi bertemu langsung dengan putera mahkota dan Raja Salman untuk menerima ucapan belasungkawa pada 24 Oktober lalu. Pihak kerajaan berjanji padanya untuk mengadili pihak-pihak yang terlibat dalam kematian Jamal Khashoggi.

Wawancara Salah Khahoggi dengan CNN Minggu kemarin adalah komentar publik pertamanya sejak pertemuan tersebut. Ketika ditanya bagaimana ia ingin ayahnya dikenang, Salah menjawab ia ingin ayahnya diingat sebagai seorang moderat yang mencintai negerinya, Arab Saudi.

Tag : arab saudi
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top