Data Korban JT 610 Dipusatkan di RS Polri Soekanto dan Ibis Cawang

Seluruh data korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 akan dipusatkan di dua tempat, yaitu RS Polri Kramat Jati dan Hotel Ibis Cawang.
Newswire | 31 Oktober 2018 18:35 WIB
Petugas KPLP melakukan evakuasi barang milik korban pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat, Rabu (31/10/2018). - Antara/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA – Penanggung jawab pusat krisis di Bandara Halim Perdanakusuma Tri Siswoyo mengatakan seluruh korban, baik itu penumpang maupun kru pesawat Lion Air JT 610 sudah dicari oleh keluarganya.

"Tadi jam 10.47 WIB kami masih kekurangan data dari keluarga korban atas nama Bapak Susilo Wahyu. Tetapi pukul 13.00, keluarga dari penumpang tersebut sudah melapor, sehingga saat ini data keluarga penumpang sudah kita dapatkan seluruhnya," kata Tri saat ditemui di pusat krisis Lion Air JT 610, Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (31/10/2018).

Pendataan, Tri menjelaskan, telah dilakukan sejak Senin malam hingga Rabu pagi.

Pasca pesawat Lion Air JT 610 jatuh di Tanjung Karawang, Senin pagi, pihak Lion Air langsung mendirikan posko-posko pengaduan di Pangkal Pinang, Jambi, dan beberapa di Jakarta, diantaranya di Terminal 1B Bandara Soekarno Hatta, halaman depan gedung Maintenance Division Bandara Halim Perdanakusuma, Rumah Sakit Polri Soekanto, Kramat Jati, dan Hotel Ibis Cawang, lokasi keluarga korban menginap.

Hingga hari ketiga masa pencarian dan evakuasi, setidaknya dua keluarga korban mendatangi pusat krisis di Bandara Halim Perdanakusuma. "Satu keluarga penumpang, satunya kru pesawat," sebut Tri.

Sementara itu, ia menambahkan di RS Polri Soekanto, Kramat Jati, hingga Rabu pukul 13.20 WIB, ada sekitar 40 perwakilan keluarga korban yang melapor.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan, seluruh data korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 akan dipusatkan di dua tempat, yaitu RS Polri Kramat Jati dan Hotel Ibis Cawang. Pasalnya, pusat krisis di Bandara Halim Perdanakusuma akan dialihfungsikan dari awalnya sebagai pusat pendataan menjadi posko untuk koordinasi logistik dan distribusi personel.

Tri mengatakan, keluarga yang datang ke Bandara Halim Perdanakusuma akan langsung diarahkan ke RS Polri dan Hotel Ibis Cawang.

Posko di Bandara Halim Perdanakusuma sendiri, Tri menyebut, akan terus beroperasi hingga 10 November.

Pesawat Lion Air JT 610 jatuh di Tanjung Karawang, Senin pagi. Angkutan udara itu membawa sebanyak 178 penumpang dewasa, satu anak-anak, dua bayi, satu pilot, satu kopilot, enam pramugari aktif, dan tiga awak kabin masa percobaan.

Sumber : Antara

Tag : lion air jatuh
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top