Cegah Penyebaran Penyakit Pascagempa, Tenaga Kesehatan Lakukan Desinfeksi

Desinfeksi dilakukan tenaga kesehatan yang terdiri dari tim Kesehatan Lingkungan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), dan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) Makassar.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 05 Oktober 2018 10:05 WIB
Ilustrasi: Warga menunggu pembeli di antara reruntuhan bangunan akibat gempa di Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (4/10/2018). - ANTARA/Abriawan Abhe

Bisnis.com, JAKARTA - Bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah memicu penyebaran kuman atau mikroorganisme patogen.

Untuk menghindari terjadinya penyebaran penyakit kepada masyarakat, tenaga kesehatan melakukan desinfeksi di Rumah Sakit Undata, Palu. 

Desinfeksi dilakukan tenaga kesehatan yang terdiri dari tim Kesehatan Lingkungan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), dan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) Makassar.

Demikian dijelaskan dalam keterangan resmi Kementerian Kesehatan yang diterima Bisnis, Kamis (4/10/2018) malam.

Disebutkan bahwa penyebaran mikroorganisme dapat menyebabkan seseorang mudah terkena penyakit. Penularan penyakit dapat terjadi melalui mulut atau dengan menghirup udara. Penularan bisa juga melalui luka.

Desinfeksi terhadap tenaga kesehatan lainnya akan dilakukan di beberapa wilayah terdampak.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat agar mereka bisa bertahan dalam situasi pascagempa.

Tag : kesehatan, Donggala, Gempa Palu
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top