Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ratna Sarumpaet Dianiaya, Ini Komentar Para Pesohor

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengutuk penganiayaan yang menimpa aktivis Ratna Sarumpaet yang viral di media sosial.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 02 Oktober 2018  |  14:01 WIB
Ratna Sarumpaet - Antara
Ratna Sarumpaet - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengutuk penganiayaan yang menimpa aktivis Ratna Sarumpaet yang viral di media sosial.

Mahfud menyatakan bahwa atas nama dan alasan apa pun, penganiayaan yang dialami Ratna sungguh terkutuk. Menurutnya, polisi harus mencari, menangkap, dan mengadili pelakunya.

“Dengan profesionalitasnya polisi akan bisa menemukan pelakunya," ujar Mahfud dalam kicauannya di akun Twitter, Selasa (2/10).

"Mudah2an ini tdk benar. Kalau penganiayaan thd @RatnaSpaet ini benar terjadi, sungguh biadab," tulis Mahfud dalam akun twitternya, @mohmahfudmd.
 
Sedangkan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Sandiaga, Mardani Ali Sera mengatakan bahwa penganiayaan yang terjadi terhadap aktivis Ratna Sarumpaet merupakan kejadian yang keji.

"Persekusi terhadap Ratna di beberapa tempat, kemudian terjadi bentrok horizontal. Ini harus jadi keprihatinan bersama," ujar Mardani.

Kejadian itu merupakan bencana karena Ratna merupakan tokoh perjuangan dan aktivis yang sejak dulu sudah menyuarakan suara-suara rakyat kecil.

"Ratna jadi aktivis bukan saat sekarang saja. Ratna dari dulu sudah memerjuangkan hak-hak sipil," tegas Mardani.

Sebelumnya, Beredar informasi di jejaring media sosial, di sejumlah grup WhatsApp juga beredar foto yang memperlihatkan wajah seorang perempuan di ruang perawatan sebuah rumah sakit. Mengenakan baju pasien, dengan rambut diikat ke belakang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ratna Sarumpaet persekusi
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top