Airnav Indonesia Beri Penghargaan pada Anthonius Gunawan Agung

Airnav Indonesia berjanji akan memberikan penghargaan pada Almarhum Anthonius Gunawan Agung atas dedikasinya yang menjalankan tugas hingga ajal menjemputnya.
Andini Ristyaningrum | 30 September 2018 11:27 WIB

Bisnis.com, MAKASSAR -- Airnav Indonesia berjanji akan memberikan penghargaan pada Almarhum Anthonius Gunawan Agung atas dedikasinya yang menjalankan tugas hingga ajal menjemputnya.

Diketahui, Agung merupakan petugas Air Traffic Controller (ATC) di tower Bandara Mutiara Sir Al Jufri yang meninggal usai mengarahkan pesawat Batik Air ID 6231 lepasa landas dengan aman sesaat sebelum gempa terjadi di Palu, Sulteng, Jumat (28/9/2018) lalu.

Airnav Indonesia atau Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap dedikasi yang ditunjukkan Agung yang mampu menjalankan tanggung jawabnya hingga akhir hayatnya.

Jenazah Agung telah tiba di Makassar pada Sabtu, (29/9/2018) sekitar pukul 20.10 WITA. Kedatangan jenazah Agung disambut penuh duka oleh keluarga dan kerabat. Hadir pula Direktur Airnav Indonesia, Novie Riyanto.

"Kami menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya Agung. Ia telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam memberikan pelayanan untuk mewujudkan keselamatan penerbangan," kata Novie usai di rumah duka Jalan Onta Baru, Mamajang Makassar.

Rumah duka yang merupakan rumah nenek Agung sudah ditinggalinya sejak kuliah. Agung sendiri lagi di Abepura, Papua 24 Oktober 1996.

"Kami akan memberikan penghargaan kepada almarhum dengan menaikkan pangkatnya sebanyak dua tingkat serta bentuk apresiasi lainnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Novie.

Upacara penyerahan jenazah kepala keluarga almarhum juga telah dilakukan malam tadi. Dikatakan Novie, kedua orang tua almarhum berdomisili di Papua, namun kelurga besarnya banyak tinggal di Makassar.

Paman Agung, Sambas menyatakan, jenazah Agung yang diantar oleh Personel AirNav hingga ke rumah duka itu yang merupakan rumah milik neneknya, yang ditinggali Anthonius sejak kuliah.

Paman Agung, Sambas mengatakan, Agung baru lima bulan bertugas di Tower ATC AirNav Indonesia Cabang Palu, Bandara Mutiara Sis Al Jufri.

"Kami dari keluarga, mendapatkan informasi terkait meninggalnya Agung melalui media sosial twitter. Kemudian, pihak Airnav Indonesia juga menghubungi pihak keluarga secara langsung," ungkap Sambas saat ditemui di rumah duka. 

Tag : gempa, AirNav
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top