Lepas Pasukan Perdamaian, Presiden Jokowi Minta Kontingen Garuda Hargai Budaya Setempat

Presiden Joko Widodo mengingatkan para anggota pasukan TNI untuk selalu mempelajari dan menghormati adat istiadat wilayah setempat.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 31 Agustus 2018  |  16:39 WIB
Lepas Pasukan Perdamaian, Presiden Jokowi Minta Kontingen Garuda Hargai Budaya Setempat
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan) menaiki Panser Anoa saat tiba di lokasi upacara pelepasan Kontingen Garuda TNI di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/8/2018). - Antara/ Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo mengingatkan para anggota pasukan TNI untuk selalu mempelajari dan menghormati adat istiadat wilayah setempat.

Hal itu dikemukakan Presiden ketika melepas keberangkatan satuan tugas batalion gerak cepat dan satuan tugas maritim TNI ke Kongo dan Lebanon dalam misi perdamaian. Upacara pelepasan digelar di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat, (31/8/2018)

"Kita juga patut berbangga bahwa kiprah Kontingen Garuda di berbagai misi PBB selalu diterima dan dihargai khususnya oleh masyarakat setempat. Kontingen Garuda selalu dapat berbaur dengan masyarakat sekitar. Menghormati adat dan istiadat masyarakat lokal," kata Presiden Jokowi, dikutip dari keterangan resmi, Jumat (31/8/2018).

Kontingen Garuda tidak hanya diakui karena kemampuannya, melainkan juga dikenal luas karena mampu berbaur dengan masyarakat di wilayah penugasan. Tak jarang, ketika menjalankan misinya di sejumlah wilayah tersebut, pasukan TNI ini berhasil merebut simpati masyarakat.

Oleh karena ituitu, sebelum memberangkatkan 960 personel yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB kali ini, Kepala Negara mengingatkan agar para anggota pasukan TNI ini selalu mempelajari dan menghormati adat istiadat wilayah setempat.

"Jagalah nama baik bangsa Indonesia, patuhi hukum setempat dan selalu ikut prosedur yang berlaku, pahami dan hormati budaya setempat, serta tunjukkan profesionalisme, disiplin, dedikasi, dan loyalitas," ucapnya.

Selain itu, dalam menjalankan misinya, pasukan perdamaian Indonesia juga diharapkan dapat menjaga nama baik bangsa dengan selalu menjaga sikap dan mau berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat juga dengan pasukan perdamaian dari negara lainnya.

"Jagalah sikap dan perilaku Saudara dalam berinteraksi dengan masyarakat setempat dan pasukan dari negara lain," tutur Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut mendoakan kesuksesan Kontingen Garuda dalam menjalankan misinya di Kongo dan Lebanon.

"Semoga kita selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Selamat bertugas para prajurit Garuda yang perkasa. Selamat bertugas para prajurit kebanggaan Indonesia," ucap Presiden Jokowi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pasukan perdamaian

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup