Rahul Gandhi Kandidat Perdana Menteri India

Partai oposisi utama India, Kongres, pada Minggu (22/7/2018), menetapkan ketuanya, Rahul Gandhi, sebagai kandidat perdana menteri pada pemilihan umum tahun depan.
Newswire | 23 Juli 2018 16:06 WIB
Rahul Gandhi - Istimewa

Bisnis.com. NEW DELHI - Partai oposisi utama India, Kongres, pada Minggu (22/7/2018), menetapkan ketuanya, Rahul Gandhi, sebagai kandidat perdana menteri pada pemilihan umum tahun depan.

"Secara alami, ketua Kongres akan menjadi satu-satunya kandidat yang diajukan. Kongres akan berjuang dalam pemilihan dengan memajukan pemimpin kami," kata juru bicara partai, R.S. Surjewala, kepada media massa di Delhi.

Pencalonan itu diumumkan Partai Kongres beberapa jam setelah Rahul dan ibunya, Sonia Gandhi, menyelenggarakan pertemuan Komite Khusus Kongres, yang merupakan badan pengambilan keputusan tertinggi.

Dalam pertemuan itu, Kongres juga memberikan wewenang kepada Rahul Gandhi untuk mengambil keputusan soal persekutuan dengan partai-partai oposisi lainnya untuk bertarung pada pemilu 2019.

"Tantangan terbesar yang ada di hadapan partai adalah untuk memperluas basis suara, dan menekankan pentingnya strategi untuk merangkul orang-orang guna meraih kembali kepercayaan mereka," kata Rahul Gandhi.

Pada pemilihan umum 2014, Kongres dikalahkan oleh Partai Bharatiya Janata pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi setelah dituduh korupsi dan tidak mampu mengendalikan inflasi.

 

Tag : india
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top