PILPRES 2019: Malam Ini, Jokowi Kumpulkan Ketua Umum Parpol Koalisi, Umumkan Cawapres?

Presiden Joko Widodo, Senin (23/7/2018) malam, dijadwalkan melakukan pertemuan dengan enam ketua umum partai politik anggota koalisinya di Istana Bogor.
Newswire | 23 Juli 2018 18:46 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -  Presiden Joko Widodo, Senin malam, dijadwalkan melakukan pertemuan dengan enam ketua umum partai politik anggota koalisinya di Istana Bogor.

"Mestinya pertemuan ini dilakukan sebelum 15 Juli. Namun, karena mencari waktu yang cocok untuk semua maka baru hari ini mulai jam 19.00 dapat dilaksanakan," kata Ketua Umum PPP M Romahurmuziy di Jakarta, Senin (23/7/2018).

Menurut Rommy, sapaan akrabnya, akan hadir Ketua Umum PDIP, Golkar, PKB, PPP, Nasdem, dan Hanura.

"Adapun soal agenda, tentu akan disampaikan nanti setelah pertemuan usai. Yang pasti, malam ini acaranya adalah makan malam dengan menu 'rendang koalisi'," kata Rommy.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mempersilakan sejumlah ketua umum partai politik untuk bersaing mengajukan nama tokoh sebagai calon wakil presiden (cawapres).

"Masih ada kesempatan kalau ingin bersaing. Masih ada Kesempatan. Barang seminggu dua minggu inilah kita putuskan. Jadi silakan bersaing dalam waktu seminggu dua minggu ini," kata Presiden dalam sambutannya saat menghadiri peringatan Hari Lahir Ke-20 Partai Kebangkitan Bangsa di Hotel Grand Sahid Jaya pada Minggu (22/7) malam.

Presiden menjelaskan belum ada keputusan siapa tokoh yang akan mendampinginya sebagai cawapres untuk Pemilihan Presiden 2019.

Kepala Negara menjelaskan dirinya juga sering bertemu sejumlah ketua umum partai seperti PDI Perjuangan, Partai Nasional Demokrat, Partai Golkar, Partai Hanura dan PKB.

"Seperti yang disampaikan pak Muhaimin Iskandar, janur melengkungnya itu belum," ujar Jokowi menjelaskan pernyataan Ketua Umum PKB.

Presiden Jokowi tengah menimbang sejumlah tokoh yang akan mendampinginya sebagai cawapres.

Sebelumnya, Presiden telah mengerucutkan lima nama dari 10 tokoh pilihan.

Kendati demikian, Presiden belum menyebutkan kelima nama tokoh tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden mengkonsultasikan kelima nama itu kepada sejumlah ketua umum partai.

Komisi Pemilihan Umum membuka pendaftaran calon presiden dan wakil presiden pada 4 hingga 10 Agustus 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019

Sumber : Antara
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top