AS: Kegiatan Militer Korut Berhenti Menjelang KTT Trump-Kim

Menteri Pertahanan AS James Mattis mengatakan militer Korea Utara tidak melakukan pergerakan mencurigakan menjelang pertemuan Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump di Singapura, hari ini.
John Andhi Oktaveri | 12 Juni 2018 06:09 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Pertahanan AS James Mattis mengatakan militer Korea Utara tidak melakukan pergerakan mencurigakan menjelang pertemuan Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump di Singapura, hari ini.

"Semuanya hening," ujarnya kepada para wartawan di Kementerian Pertahanan ketika ditanya mengenai pemantauan terhadap militer Korut sebagaimana dilansir CNN, Selasa (12/6/2018).

Pernyataan itu sekaligus meredam kekhawatiran Korea Utara (Korut) akan melakukan provokasi militer menjelang pertemuan antara Kim dan Trump yang mengusung agenda utama pelucutan senjata nuklir.

Isu tersebut sangat sensitif karena Korut sempat berkeras mempertahankan program senjata nuklirnya demi melindungi diri dari AS dan Korea Selatan (Korsel) yang kerap melakukan latihan militer bersama.

Pyongyang bahkan sempat mengancam membatalkan pertemuan dengan Trump karena AS masih melakukan latihan militer dengan Korsel yang dianggap mengancam kedaulatan Korut.

Namun, Mattis memastikan kehadiran sekitar 28.500 tentara AS di Korsel tidak akan menjadi bahan pembicaraan dalam pertemuan antara Trump dan Kim.

Dia menegaskan bahwa latihan militer gabungan itu adalah isu bilateral antara AS dan Korsel sehingga keputusan apa pun terkait isu tersebut hanya bisa diputuskan oleh Washington dan Seoul.

Kim dan Trump dijadwalkan bertemu di Hotel Capella, Pulau Sentosa, sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Mereka akan bertemu empat mata selama 45 menit.

Jika pembicaraan berjalan lancar, Kim dilaporkan bakal mengundang Trump ke Korut pada Juli 2018, ditindaklanjuti dengan dialog berikutnya di Washington dua bulan kemudian.

Tag : amerika serikat, korea utara
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top