Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Angka Kelahiran di AS Sentuh Level Terendah dalam 30 Tahun

Angka kelahiran di Amerika Serikat (AS) menurun untuk tahun ketiga berturut-turut pada 2017. Sementara itu, angka fertilitas menyentuh rekor level terendahnya.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 17 Mei 2018  |  15:43 WIB
Seorang ibu menggendong bayinya. - Istimewa
Seorang ibu menggendong bayinya. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Angka kelahiran di Amerika Serikat (AS) menurun untuk tahun ketiga berturut-turut pada 2017. Sementara itu, angka fertilitas menyentuh rekor level terendahnya.

Pusat Statistik Kesehatan Nasional (National Center for Health Statistics) AS melaporkan, angka kelahiran di Negeri Paman Sam turun 2% atau 92.403 menjadi 3.853.472 pada 2017, dibandingkan dengan angka kelahiran pada 2016.

Turunnya angka kelahiran oleh wanita dengan rentang usia 15-39 tahun pada 2017 dibandingkan dengan tahun 2016, berkontribusi terhadap penurunan angka kelahiran secara keseluruhan.

“Pada periode yang sama, angka kelahiran oleh wanita berusia 40-44 tahun justru mencatat kenaikan,” menurut Pusat Statistik Kesehatan Nasional, seperti dikutip Bloomberg, Kamis (17/5/2018).

Di sisi lain, angka fertilitas turun menjadi 60,2 kelahiran per 1.000 wanita pada tahun 2017, dari 62,0 kelahiran pada 2016.

Angka kelahiran oleh remaja turun 7% ke rekor level terendah untuk kelompok usia ini. Angka tersebut telah menurun hampir 8% per tahun selama satu dekade terakhir.

Dewasa ini, kurang dari 200.000 anak-anak lahir dari wanita berusia 15-19 tahun, turun 56% dari 444.899 kelahiran pada tahun 2007. Adapun kurang dari 2.000 anak-anak lahir dari ibu yang berusia 10-14 tahun.

Dalam hal metode kelahiran, hampir sepertiga kelahiran di AS dilakukan secara caesar. Berdasarkan negara bagian, porsi kelahiran secara caesar berkisar antara 37,8% di Mississippi hingga level terendah yakni 22,5% di Alaska.

Kurang dari 10.000 anak-anak lahir masing-masing di Vermont, Wyoming, dan District of Columbia tahun lalu. California menjadi negara bagian dengan angka kelahiran terbesar yakni 471.552, disusul Texas yang mencatatkan 381.978 kelahiran.

Sebanyak 56,2%, mayoritas kelahiran di New Mexico, datang dari ibu-ibu asal Hispanik alias keturunan Spanyol. Texas mencatat peringkat kedua untuk proporsi tertinggi untuk kelahiran oleh ibu-ibu Hispanik, yakni sebesar 47,2%.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kelahiran warga as
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top