Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gunung Merapi Batuk, Hujan Abu Tipis Tersebar hingga 22 Kilometer

Hujan abu vulkanik Gunung Merapi hari ini Jumat (11/5/2018) meluas hingga berjarak 22 kilometer dari puncak Merapi ke arah selatan, kendati intensitasnya semakin tipis.
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 11 Mei 2018  |  10:39 WIB
Gunung Merapi Batuk, Hujan Abu Tipis Tersebar hingga 22 Kilometer
Kondisi Pasar Bubrah (areal terbuka di dekat Puncak Merapi) kondisinya semakin tenang pasca lutusan freatik Jumat (11/5 - 2018)

Bisnis.com, JAKARTA – Hujan abu vulkanik Gunung Merapi  hari ini Jumat (11/5/2018) meluas hingga berjarak 22 kilometer dari puncak Merapi ke arah selatan, kendati intensitasnya semakin tipis.

Mentari, seorang warga di Dusun Jatirejo, Desa Sendangadi, Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman mengatakan hujan abu juga melanda wilayahnya.

“Rumah kami kena hujan abu tipis-tipis,” ujar warga Dusun Jatirejo tersebut kepada Bisnis melalui telepon.

Dusun Jatirejo berjarak sekitar 22 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Dia mengisahkan sepeda motor yang diparkir di halaman rumah terpapar hujan abu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang meminta masyarakat tetap tenang setelah Gunung Merapi mengalami letusan freatik pada Jumat (11/5/2018) pagi.

Dalam keterangan resminya, BPBD Kab. Magelang menyatakan letusan yang terjadi adalah freatik. Masyarakat diimbau tidak panik dan tetap menjaga keselamatan diri.

"Jauhi radius 3 kilometer (km) dari puncak Merapi," demikian disampaikan BPBD Kab. Magelang.

Dalam akun Twitter-nya, BPBD Kab. Magelang juga meneruskan informasi dari bahwa letusan freatik merupakan sesuatu yang normal pada sebuah gunung berapi serta pantauan seismogram menunjukkan kondisi aman dan normal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung merapi
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top