Butuh Rp2 Triliun Pertahun, UI Optimalkan Dana Abadi

Universitas Indonesia mengoptimalkan dana abadi untuk menunjang operasional perguruan tinggi. Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Kerja Sama Universitas Indonesia Hamid Chalid mengatakan bahwa dalam setahun, untuk membiayai semua kegiatan operasional di kampus tersebut, butuh dana lebih dari Rp2 triliun.
MG Noviarizal Fernandez | 27 April 2018 20:56 WIB
Universitas Indonesia - Antara

Bisnis.com, DEPOK - Universitas Indonesia mengoptimalkan dana abadi untuk menunjang operasional perguruan tinggi.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Kerja Sama Universitas Indonesia Hamid Chalid mengatakan bahwa dalam setahun, untuk membiayai semua kegiatan operasional di kampus tersebut, butuh dana lebih dari Rp2 triliun.

“Dari jumlah kebutuhan itu, dana dari pemerintah hanya 25-30% selebihnya dari pendapatan biaya pendidikan yang itu juga sekarang ini menempati porsi terbesar dan sisanya dari nonbiaya pendidikan kita coba cari dengan berbagai macam usaha, bikin bisnis termasuk pengembangan dana abadi,” ujarnya dalam kegiatan reuni alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jumat (27/4/2018).

Dia menjelaskan bahwa ada banyak kegiatan di universitas yang harus disokong oleh dana yang besar. Sebagai contoh, untuk membiayai penelitian, butuh dana sekitar Rp200 miliar. Sementara itu, UI, lanjutnya, juga menggelontorkan dana Rp120 miliar untuk membiayai beasiswa para mahasiswa.

“Sebagai contoh di Fakultas Kedokteran Gigi, biaya Rp7,5 juta merupakan biaya yang terendah di seluruh universitas. Padahal biaya perkuliahan tiap semester mencapai Rp51 juta. Subsidi yang dari pemerintah makin terbatas kami harap peran serta alumni bantu kampus dan itu ada banyak jalannya antara lain dengan pengembangan dana abadi itu,” pungkasnya.

Karena itu, dia mengajak para aluni kampus tersebut untuk berpartisipasi dalam reksadana dana abadi yang selama ini dikelola oleh BNI Asset Management. Investasi ini menurutnya bersifat fleksibel sesuai peruntukan yang diinginkan oleh investor.

Dia mengatakan, berkaca dari perguruan tinggi ternama seperti Universitas Yale di Amerika Serikat, dana abadi yang bersumber dari alumni jumlahnya begitu besar sehingga mampu menopang biaya operasional perguruan tinggi. Hal itu, tuturnya, bukan tidak mungkin bisa diwujudkan di Universitas Indonesia berkat keaktifan dan kontribusi para alumni.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia Melda Kamil mengatakan pihaknya juga membutuhkan kontribusi para alumni yang sifatnya nonfinansial seperti pemikiran serta sumbangan lainnya yang sifatnya membangun agar para mahasiswa yang menempuh pendidikan di fakultas itu bisa dididik dengan baik dan memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.

Tag : universitas indonesia
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top