AS Ancam Serang Suriah, Kuwait Tangguhkan Seluruh Penerbangan ke Beirut

Kuwait Airways Corporation (KAC) pada Kamis (12/4/2018) mengumumkan telah menangguhkan seluruh penerbangannya ke Beirut, Lebanon, di tengah ancaman yang dikeluarkan Amerika Serikat untuk menyerang Suriah.
Newswire | 13 April 2018 08:37 WIB
Pejuang Angkatan Darat Suriah yang didukung Turki menurunkan bendera organisasi keamanan Kurdi Asayish di Desa Kafr Jana di utara Afrin, Suriah pada 7 Maret 2018. - Reuters

Bisnis.com, KUWAIT CITY - Kuwait Airways Corporation (KAC) pada Kamis (12/4/2018) mengumumkan telah menangguhkan seluruh penerbangannya ke Beirut, Lebanon, di tengah ancaman yang dikeluarkan Amerika Serikat untuk menyerang Suriah.

Maskapai penerbangan nasional Kuwait itu mengatakan di Twitter bahwa pihaknya telah mengambil keputusan untuk menghentikan semua penerbangan menuju Lebanon mulai Kamis (12/4/2018), berdasarkan peringatan serius soal keamanan.

Langkah itu ditempuh untuk melindungi keselamatan para calon penumpang.

Keputusan penangguhan penerbangan ke Lebanon diambil KAC berdasarkan peringatan keamanan dari pemerintah Siprus, menurut laporan Kantor Berita Kuwait.

KAC tidak menyebutkan berapa lama penangguhan akan berlangsung dan hanya mengatakan bahwa penerbangan-penerbangan tersebut akan dihentikan "sampai ada pemberitahuan selanjutnya."

Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (EASA) telah mengeluarkan peringatan serupa pada Rabu (11/4/2018). EASA memperingatkan para pilot soal risiko melakukan penerbangan, terutama di wilayah penerbangan Laut Tengah bagian timur dan Nikosia.

Nikosia adalah kota terbesar dan ibu kota negara Siprus.

Peringatan soal penerbangan sipil di kawasan tersebut bermunculan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (11/4/2018) mengancam akan meluncurkan serangan peluru kendali ke Suriah terkait dugaan serangan kimia oleh pasukan pemerintah Suriah di distrik Douma di timur Ibu Kota Suriah, Damaskus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
suriah

Sumber : Antara
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top