Investor AS Tertarik Bangun Rumah Sakit Internasional Berbiaya Lokal di Sumut

Provinsi Sumatra Utara mendapat tawaran kerja sama di bidang kesehatan dan pariwisata. Sumut dinilai mempunyai potensi yang sangat besar untuk dua bidang tersebut.
Juli Etha Ramaida Manalu | 22 Maret 2018 01:18 WIB
Rumah sakit - Istimewa

Kabar24.com, MEDAN – Provinsi Sumatra Utara mendapat tawaran kerja sama di bidang kesehatan dan pariwisata. Sumut dinilai mempunyai potensi yang sangat besar untuk dua bidang tersebut.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatra Utara T Erry Nuradi saat menerima kunjungan investor dari negeri Paman Sam yang diprakarsai Co-Chief Stern Resources (SR) Carl E Bolch dan Hartadinata Harianto. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Gubernur di lantai IX, Rabu (21/3/2018).

Bolch mengatakan tujuan mereka mengunjungi Sumut adalah untuk menjajaki potensi yang ada di daeah ini, agar kerjasama dapat dibentuk. Pihaknyapun tertairk untuk berinvestasi di bidang kesehatan, klinik dan rumah sakit serta pariwisata, perhotelan dan resort.

“Sumut adalah daerah yang sangat indah yang mempunyai kawasan wisata yang mempesona, serta bandara Kuala Namu yang bersih. Ini adalah kunjungan pertama kami di Sumut. Kami berencana akan berinvestasi dengan membangun rumah sakit bertaraf internasional yang memiliki peralatan teknologi yang canggih dengan dokter-dokter spesialis” ujarnya seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Rabu (21/3/2018).

Kendati rumah sakit yang akan dibangun nantinya bertaraf internasional, dia menyebutkan pembiayaannya yang dikenakan akan bertaraf harga lokal guna mengurangi jumlah masyarakat yang berobat ke luar negeri.

“Saya telah mengunjungi banyak kota dan Sumut merupakan tempat favorit saya, saya sangat senang berada di Sumut. Untuk itu kami berharap mendapat dukungan dari Pemprov dalam hal ini Pak Gubsu Erry,” tambahnya.

Gubernur Sumatra Utara Erry Nuradi mengapresiasi minat investor AS dalam menjalin kerjasama dengan Sumut.

“Saya hari ini sangat senang dan bangga, karena hari ini saya banyak menerima tamu-tamu investor yang datang dari luar dengan tujuan menjajaki potensi Sumut untuk menawarkan kerjasama. Hal ini sangat luar biasa,” ujar katanya.

Dia menuturkan bahwa Sumut mempunyai potensi cukup besar. Sebagai provinsi yang mempunyai 14 juta penduduk dan provinsi wilayah keempat terbesar di Indonesia, Sumut memiliki 4 bagian wilayah yakni wilayah pantai timur, dataran tinggi, pantai barat dan kepulauan Nias.

Wilayah Pantai Timur berbatasan dengan Selat Malaka, Sumut mempunyai potensi kawasan industri KEK Sei Mangkei, Pelabuhan Kuala Tanjung yang akan dipergunakan sebagai pelabuhan internasional dan pengembangan Bandara Internasional Kuala Namu, serta proyek infrastruktur lainnya seperti pembangunan jalan tol Medan - Tebing Tinggi serta Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat.

“Sedangkan wilayah dataran tinggi, kita mempunyai Danau Toba yang merupakan danau terbesar di kawasan Asia. Selain itu juga memiliki potensi perkebunan salah satunya kopi yang sangat terkenal dan kelapa sawit yang merupakan perkebunan terbesar kedua di Asia,” ujarnya.

Dia melanjutkan, untuk pantai Barat Sibolga, Sumut mempunyai tambang emas di Kabupaten Tapanuli Selatan PT Agin Court Recources. Sumut juga mempunya potensi panas bumi (geothermal) terbesar di dunia. Adapula Kepulauan Nias yang memiliki potensi pariwisata yang sangat indah, sebagai tempat surfing internasional berikut dengan atraksi lompat batu .

“Untuk Kota Medan sendiri, kita mempunyai potensi transportasi MRT, di samping itu kita masih memerlukan pengelolaan air bersih dan persampahan yang memadai dikarenakan penduduk Medan berjumlah sekitar 3 juta jiwa,” katanya.

Terkait kesehatan, dia menjelaskan saat ini Sumut telah memiliki 217 Rumah Sakit Type A, B dan C. Menurutnya, bisnis rumah sakit adalah bisnis yang sangat baik seiring adanya sistem asuransi kesehatan bagi penduduk.

Hingga saat ini, Pemprovsu telah mengcover biaya kesehatan sebanyak 300.000 penduduk dengan nilai sebesar Rp 200 miliar untuk asuransi kesehatan.

Hal itu bertujuan untuk meminimalisir keinginan penduduk khususnya warga Sumut untuk berobat ke luar negeri seperti Singapura dan Penang.

Tag : sumut
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top