Menristekdikti: Pembelajaran Daring Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan pembelajaran daring (online) dapat meningkatkan kualitas dan akses pendidikan.
Newswire | 14 Maret 2018 15:36 WIB
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir. - Antara/Wahyu Putro

Kabar24.com, JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan pembelajaran daring (online) dapat meningkatkan kualitas dan akses pendidikan.

"Pemanfaatan teknologi melalui pembelajaran daring pada era revolusi industri 4.0 dapat meningkatkan kualitas dan akses pendidikan," ujar Nasir dalam pembukaan Learning Innovation Summit di Jakarta pada Rabu (14/3/2018).

Dia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah dialog antara sektor publik dan sektor swasta untuk mendorong peningkatan akses dan kualitas pendidikan di Tanah Air.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ruang Guru dan Pertamina tersebut merupakan bentuk ajakan kepada semua pihak untuk berkolaborasi dalam memajukan sumber daya manusia (SDM) melalui inovasi di dunia pendidikan.

"Agenda seperti ini penting bagi kita semua untuk menuju pencapaian kualitas pendidikan dan teknologi di Indonesia yang lebih bermakna, serta mampu berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas SDM bangsa secara integratif dan untuk terus membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan dan daya saing bangsa," tambah Nasir.

Dia juga menyampaikan tentang dua kunci utama reformasi pendidikan yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi dalam sembilan agenda prioritas (Nawa Cita) yakni meningkatkan mutu hidup manusia Indonesia melalui peningkatan mutu pendidikan dan pelatihan dan melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional.

"Indonesia dan dunia tengah memasuki era Revolusi Industri keempat yang mana kita harus siap menghadapi tantangan global dengan menyiapkan SDM yang berkualitas melalui pendidikan tinggi."

Menristekdikti berharap melalui kegiatan tersebut, para pemangku kepentingan dapat berkolaborasi agar pendidikan semakin berkualitas dan mempunyai indeks daya saing yang baik.

"Pembelajaran daring sendiri, memiliki peran strategis untuk perluasan dan pemerataan akses pendidikan bermutu bagi seluruh anak bangsa. Dengan pembelajaran daring, proses pembelajaran akan menjadi semakin fleksibel, terdistribusi dengan baik, semakin tepat waktu dan sesuai permintaan serta dapat menjangkau seluruh warga di pelosok wilayah Indonesia," ujarnya.

Sumber : Antara

Tag : pendidikan
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top