Anak Berusia 11 Tahun Ini Menulis Buku Tentang Bitcoin

Seperti kebanyakan siswa kelas enam, Andrew Courey gemar berolahraga dan memainkan iPhone saat sedang tidak bersekolah. Tapi tidak seperti kebanyakan anak berusia 11 tahun, Andrew ternyata tahu banyak tentang bitcoin.
Renat Sofie Andriani | 26 Februari 2018 14:49 WIB
Andrew Courey penulis buku bitcoin versi anak - cnbc

Kabar24.com, JAKARTA – Seperti kebanyakan siswa kelas enam, Andrew Courey gemar berolahraga dan memainkan iPhone saat sedang tidak bersekolah. Tapi tidak seperti kebanyakan anak berusia 11 tahun, Andrew ternyata tahu banyak tentang bitcoin.

Siapa yang menyangka, bocah yang terkesan polos ini menuliskan buku ‘Early Bird Gets The Bitcoin: The Ultimate Guide to Everything About Bitcoin’, yang ia publikasikan sendiri untuk Amazon Kindle pada Januari. E-book ini dijual seharga US$2,99, dan copy bukunya yang baru dirilis berharga US$9,99.

Sebagai anak dari seorang investor teknologi, Andrew menyukai matematika, senang bermain dengan aplikasi mobile, dan sering memiliki ide-ide bisnis.

Contohnya saja, karena kesal terkena pelanggaran dalam salah satu pertandingan basketnya baru-baru ini, dia mendekati ayahnya di sela-sela pertandingan dan menyarankan untuk menciptakan ‘Glassdoor for referees’, sebuah situs web untuk mengevaluasi petugas di lapangan basket.

Tahun lalu, Andrew mencari peluang investasi sebagai bagian dari rencana ambisius untuk menghasilkan US$20 juta pada usia 14 tahun.

Andrew kemudian menemukan berbagai pemberitaan tentang bitcoin lalu mulai membaca kabar dan menonton video YouTube tentang penambangan bitcoin dan investor awal yang telah menghasilkan banyak uang dari mata uang digital (cryptocurrency) tersebut.

Apalagi mengingat kenaikan harga yang dibukukan tahun lalu, ketika bitcoin melonjak hampir 17 kali lipat. Mengetahui anaknya sedang mencari sumber penghasilan pasif, Jeff Courey, ayah Andrew, meyakinkannya untuk menulis serta menjual sebuah buku terkait bitcoin.

Buku yang dimaksud berisikan semua riset Andrew dengan tujuan agar dapat dimanfaatkan dengan baik serta dapat menyederhanakan banyak gagasan kompleks seputar bitcoin dan blockchain.

“Siapa pun bisa belajar tentang cryptocurrency jika bersedia menghabiskan 70 sampai 80 jam untuk meneliti setiap sumber sampai mereka menemukan beberapa sumber yang masuk akal,” kata Andrew, yang tinggal bersama orang tua dan adik perempuannya di Wellesley, Massachusetts.

“Keseluruhan isi buku ini, dalam istilah yang paling sederhana, sangat mudah dibaca dan mudah dimengerti,” lanjutnya, seperti dikutip CNBC, Senin (26/2/2018).

Buku tersebut terdiri dari 57 halaman dan mencakup bab-bab tentang sejarah bitcoin, bitcoin wallet, cryptocurrency ethereum, dan initial coin offerings atau ICO.

Judul buku itu sendiri memiliki dua arti. ‘Early bird’ berfungsi sebagai referensi bagi anak-anak, yakni untuk siapa buku itu ditulis, serta gagasan bahwa orang-orang yang terjun ke dalam bitcoin lebih dini menghasilkan banyak uang.

Wallet Seperti Sebuah Kotak Surat

Salah satu tujuan utama Andrew dengan buku ini adalah untuk menemukan analogi dunia nyata terhadap bitcoin dan blockchain sehingga para pemula (anak-anak) dapat memahami konsep-konsep asing dan sangat rumit ini.

Misalnya, dia membandingkan teknologi blockchain dengan file Google Docs yang dibagikan dengan semua orang dan hanya bisa diubah dengan membeli atau menjual bitcoin.

Dalam menggambarkan bitcoin wallet, sarana cryptocurrency disimpan, Andrew menuliskan ada ‘kunci umum’ yang tersedia bagi siapa saja dan ‘kunci pribadi’ yang hanya dapat diakses oleh pemiliknya.

“Bayangkan ada sebuah kotak surat. Tukang pos dapat mengarahkan surat ke kotak surat manapun, tapi hanya orang yang memiliki kunci yang bisa mengakses surat tersebut,” terang Andrew beranalogi.

Dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk meneliti, menulis, dan dengan bantuan orang tuanya, mengedit buku tersebut.

“Selama masa liburan, dia mengunci diri di kamarnya,” kata ayahnya, yang telah berinvestasi pada saham selama 16 tahun dan saat ini bekerja di sebuah perusahaan di Waltham, Massachusetts.

Andrew menyebutkan telah memiliki 0,00222 bitcoin (sekitar US$22,50), yang ia beli sebelum Natal ketika harganya lebih tinggi, dan sedikit ethereum. Namun ia mengatakan tidak membeli lebih banyak mata uang digital dan lebih memilih saham Amazon.

Di akhir buku, dia mengatakan telah membaca buku yang ditulis Brad Stone berjudul ‘The Everything Store: Jeff Bezos and the Age of Amazon'. Begitulah caranya mengetahui tentang Kindle Direct Publishing.

Tapi Andrew punya rencana lain untuk membantunya meraih target US$20 juta. Upaya ini melibatkan aplikasi mobile untuk flashcard matematika yang ia targetkan dapat meningkatkan pendapatan menjadi US$2 juta sehingga ia dapat menjualnya dengan keuntungan 10 kali lipat.

 

 

Tag : bitcoin, cryptocurrency
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top